Loading...
Loading...

Menyelesaikan tugas, mencapai target kerja, atau bertahan di masa yang melelahkan memang layak diapresiasi. Salah satu cara yang sering dipilih adalah memberi hadiah untuk diri sendiri. Namun, self reward perlu dilakukan dengan ukuran yang jelas agar tetap membantu kondisi mental dan keuangan.
Hadiah tersebut tidak selalu berbentuk barang mahal. Waktu istirahat, makan makanan favorit, atau menikmati hobi juga dapat menjadi bentuk apresiasi yang lebih sederhana.
Self reward adalah pemberian penghargaan kepada diri sendiri setelah melakukan usaha atau mencapai tujuan tertentu. Praktik ini dapat membantu seseorang melihat kemajuan yang sudah dibuat, termasuk kemajuan kecil dalam keseharian. Karena itu, reward sebaiknya terkait dengan usaha yang nyata dan sesuai kemampuan.
Dalam psikologi perilaku, penghargaan dapat memperkuat keinginan untuk mengulangi kebiasaan yang baik. Menurut B. F. Skinner dalam buku Science and Human Behavior, konsekuensi yang menguatkan perilaku dapat meningkatkan kemungkinan perilaku tersebut dilakukan kembali.
Self reward biasanya direncanakan sejak awal dan memiliki alasan yang jelas, misalnya membeli buku setelah menyelesaikan target belajar. Sementara itu, belanja impulsif terjadi secara spontan karena tergoda diskon, suasana hati, atau ajakan orang lain.
Perbedaannya terletak pada kendali. Self reward yang sehat tetap mempertimbangkan kebutuhan utama, anggaran, dan dampaknya setelah hadiah diberikan.
Apresiasi membantu seseorang mengakui bahwa proses juga bernilai, bukan hanya hasil akhir. Misalnya, mahasiswa dapat memberi waktu menonton film setelah menyelesaikan rangkuman materi kuliah selama satu minggu.
Cara ini dapat membuat target terasa lebih realistis. Meski begitu, reward tidak perlu diberikan setiap kali melakukan tugas kecil agar maknanya tetap terasa.
Self reward dapat membuat rutinitas yang berat terasa lebih terarah. Hadiah kecil memberi jeda setelah seseorang fokus bekerja, belajar, atau mengurus kebutuhan keluarga. Manfaatnya akan lebih terasa saat reward dipakai untuk membangun kebiasaan yang konsisten.
World Health Organization menjelaskan dalam dokumen WHO Guideline on Self Care Interventions for Health and Well Being bahwa perawatan diri mencakup kemampuan individu untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan dengan dukungan yang sesuai. Self reward dapat menjadi salah satu kebiasaan perawatan diri bila dilakukan secara seimbang.
Target besar sering terasa berat jika hanya dilihat dari hasil akhirnya. Membagi target menjadi beberapa tahap, lalu memberi hadiah sederhana di tiap tahap, dapat membuat proses lebih mudah dijalani.
Contohnya, pekerja dapat menikmati kopi favorit setelah menyelesaikan laporan yang telah direncanakan. Reward tersebut sebaiknya tidak mengganggu jadwal atau membuat pekerjaan berikutnya tertunda.
Istirahat yang direncanakan dapat menjadi self reward yang murah dan bermanfaat. Seseorang bisa berjalan kaki singkat, tidur lebih awal, membaca novel, atau mengurangi waktu menatap layar setelah menyelesaikan pekerjaan.
Hadiah berupa waktu istirahat juga membantu mengurangi kebiasaan mencari pelarian lewat belanja. Pilihan ini cocok bagi orang yang sedang ingin lebih hemat.
Self reward akan terasa menyenangkan saat sesuai kebutuhan, bukan sekadar mengikuti tren. Tentukan hadiah berdasarkan usaha yang telah dilakukan dan kondisi keuangan saat itu. Selain itu, pilih aktivitas yang benar benar membuat tubuh serta pikiran lebih segar.
Gunakan batas yang sederhana agar reward tidak berubah menjadi alasan untuk menunda tanggung jawab. Berikut beberapa cara yang dapat dicoba.
Reward dapat sekaligus mendukung tujuan yang sedang dibangun. Orang yang ingin rutin berolahraga bisa membeli kelas latihan sesuai anggaran setelah mencapai target latihan selama satu bulan.
Di sisi lain, hadiah yang bertentangan dengan tujuan perlu dibatasi. Misalnya, seseorang yang sedang mengatur pengeluaran sebaiknya tidak menjadikan belanja besar sebagai reward mingguan.
Rasa bersalah sering muncul karena seseorang merasa belum cukup produktif untuk beristirahat. Padahal, jeda yang terukur dapat membantu menjaga tenaga untuk menyelesaikan tanggung jawab berikutnya.
Self reward tidak harus sempurna atau mahal. Pilih hadiah yang membuat Anda merasa dihargai, tetap aman bagi kondisi finansial, dan selaras dengan tujuan pribadi.