Bisnis & UMKM

GMV: Nilai Total Transaksi di Marketplace

04 Oct 2026 • 2 min read

Ditulis oleh Tim Blog Amartha
GMV: Nilai Total Transaksi di Marketplace

Nilai penjualan di marketplace sering terlihat sangat besar karena menghitung seluruh transaksi atau pesanan yang masuk dalam periode tertentu. Angka tersebut dikenal dengan istilah GMV atau Gross Merchandise Value. GMV merupakan salah satu metrik yang banyak digunakan dalam bisnis digital, terutama marketplace dan e-commerce, untuk menggambarkan besarnya nilai transaksi yang terjadi melalui sebuah platform.

GMV bukan singkatan dari Game Mobile Virtual. Dalam konteks bisnis, GMV berkaitan dengan nilai barang atau transaksi yang dilakukan pelanggan.

Marketplace, penjual, perusahaan teknologi, hingga investor dapat menggunakan GMV untuk melihat perkembangan aktivitas perdagangan. Namun, GMV tidak bisa langsung dianggap sebagai pendapatan bersih perusahaan. Hal ini karena masih terdapat berbagai komponen seperti biaya operasional, diskon, pembatalan pesanan, pengembalian barang, hingga komisi yang perlu diperhitungkan.

GMV Adalah Indikator Nilai Transaksi

GMV adalah total nilai barang atau pesanan yang diproses melalui sebuah platform dalam periode tertentu. Perhitungan GMV umumnya menggunakan nilai transaksi sebelum dikurangi berbagai biaya seperti biaya layanan, komisi, diskon, ongkos kirim, dan pajak.

Sebagai contoh, seorang pelanggan membeli laptop seharga Rp5 juta melalui sebuah marketplace. Nilai transaksi tersebut dapat masuk dalam perhitungan GMV sebesar Rp5 juta. Namun, bukan berarti marketplace memperoleh pendapatan Rp5 juta.

Metode penghitungan GMV dapat berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Ada perusahaan yang menghitung berdasarkan pesanan yang dibuat pelanggan, sementara perusahaan lain dapat menggunakan transaksi yang sudah selesai atau memenuhi kriteria tertentu.

Karena itu, ketika membandingkan GMV antarperusahaan, penting untuk memahami definisi dan metode perhitungan yang digunakan masing-masing perusahaan.

Menurut PT Global Digital Niaga Tbk dalam Prospektus Penawaran Umum Perdana Saham, gross merchandise value digunakan sebagai salah satu metrik untuk menggambarkan nilai transaksi barang yang diproses melalui ekosistem perusahaan.

GMV Bukan Pendapatan Platform

Salah satu hal penting yang perlu dipahami adalah GMV bukan pendapatan perusahaan.

GMV menunjukkan seberapa besar nilai transaksi yang terjadi, sedangkan pendapatan platform dapat berasal dari berbagai sumber. Contohnya adalah komisi dari penjual, biaya layanan, biaya iklan, biaya berlangganan, maupun layanan lainnya.

Misalnya, pelanggan membeli sebuah smartphone seharga Rp3 juta melalui marketplace. Nilai Rp3 juta tersebut dapat dihitung sebagai GMV. Namun, platform tidak otomatis mendapatkan Rp3 juta sebagai pendapatan karena sebagian besar nilai transaksi tersebut merupakan uang untuk penjual.