Bisnis & UMKM

Peran Surat Perjanjian Kerjasama Usaha Sebelum Membangun Bisnis

30 Oct 2026 • 4 min read

Ditulis oleh Tim Blog Amartha
Peran Surat Perjanjian Kerjasama Usaha Sebelum Membangun Bisnis

Kesepakatan bisnis yang hanya disampaikan lewat percakapan berisiko memicu salah paham saat usaha mulai berjalan. Pembagian modal, tugas, keuntungan, hingga cara mengakhiri kerja sama perlu dicatat secara jelas sejak awal. Surat perjanjian kerjasama usaha membantu para pihak memiliki pegangan yang sama.

Dokumen ini dapat dipakai dalam kerja sama dagang, jasa, investasi kecil, hingga pengelolaan usaha bersama. Isi perjanjiannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan risiko bisnis yang dijalankan.

Apa Itu Surat Perjanjian Kerjasama Usaha

Surat perjanjian kerjasama usaha adalah dokumen tertulis yang memuat kesepakatan antara dua pihak atau lebih untuk menjalankan kegiatan bisnis. Dokumen ini menjelaskan tujuan kerja sama, pembagian peran, serta aturan yang wajib dipatuhi. Dengan isi yang jelas, masing masing pihak dapat memahami batas tanggung jawabnya.

Perjanjian tertulis juga memudahkan pembuktian apabila muncul perselisihan. Karena itu, isi surat sebaiknya disusun dengan bahasa sederhana dan tidak menimbulkan banyak tafsir.

Syarat Sah Perjanjian

Pasal 1320 Kitab Undang Undang Hukum Perdata menyebut empat syarat sah perjanjian, yaitu adanya kesepakatan, kecakapan para pihak, objek yang jelas, serta sebab yang tidak melanggar hukum. Artinya, orang yang menandatangani perjanjian harus memahami dan menyetujui isi dokumen tanpa paksaan.

Fungsi dalam Hubungan Bisnis

Surat perjanjian mencatat janji bisnis secara lebih terukur, misalnya persentase laba, jadwal pembayaran, atau target penyediaan barang. Pasal 1338 Kitab Undang Undang Hukum Perdata menyatakan perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang undang bagi pihak yang membuatnya.

Komponen dalam Surat Perjanjian Kerjasama Usaha

Setiap kerja sama memiliki kebutuhan berbeda, tetapi beberapa bagian dasar sebaiknya selalu dicantumkan. Bagian ini membantu usaha berjalan lebih tertib dan mengurangi ruang sengketa. Hindari memakai kalimat umum seperti keuntungan dibagi secara adil tanpa menjelaskan ukuran pembagiannya.

Selain itu, tuliskan ketentuan yang dapat dijalankan dalam situasi nyata. Misalnya, jelaskan siapa yang menanggung kerugian ketika barang rusak atau pelanggan membatalkan pesanan.

Identitas dan Ruang Lingkup Kerja Sama

Cantumkan nama lengkap, alamat, nomor identitas, dan kedudukan masing masing pihak. Setelah itu, jelaskan usaha yang dikerjakan, seperti kerja sama membuka kedai kopi, distribusi produk, atau jasa desain.

Hak Kewajiban dan Pembagian Hasil

Jelaskan modal yang diberikan, pekerjaan yang dilakukan, serta hak setiap pihak atas keuntungan. Cantumkan pula waktu pembayaran, bentuk laporan keuangan, dan pihak yang berwenang mengambil keputusan penting.

Jangka Waktu dan Penyelesaian Perselisihan

Tuliskan tanggal mulai, masa berlaku, serta kondisi yang memungkinkan perjanjian diakhiri. Para pihak juga dapat memilih musyawarah sebagai langkah awal penyelesaian sengketa sebelum membawa perkara ke pengadilan.

Cara Membuat Surat Perjanjian Kerjasama Usaha

Penyusunan surat perjanjian perlu dilakukan sebelum modal diserahkan atau pekerjaan dimulai. Diskusikan setiap poin secara terbuka agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Jika nilai kerja sama besar atau strukturnya rumit, konsultasi kepada notaris atau konsultan hukum dapat membantu.

Notaris tidak selalu wajib untuk semua perjanjian usaha. Namun, akta notaris dapat memberi kekuatan pembuktian yang lebih baik dalam kondisi tertentu.

Susun Isi Perjanjian Secara Bertahap

  1. Tentukan identitas lengkap setiap pihak.
  2. Jelaskan tujuan dan kegiatan usaha yang disepakati.
  3. Rinci modal, tugas, hak, dan kewajiban masing masing pihak.
  4. Tetapkan pembagian keuntungan dan tanggung jawab atas kerugian.
  5. Atur jangka waktu, perubahan isi perjanjian, serta cara mengakhiri kerja sama.
  6. Tentukan cara menyelesaikan perselisihan.
  7. Bubuhkan tanggal dan tanda tangan seluruh pihak.

Gunakan Klausul yang Tegas

Klausul adalah pasal atau ketentuan dalam perjanjian. Gunakan angka dan batas waktu yang pasti, misalnya pembagian laba dilakukan setiap tanggal lima setelah laporan penjualan disetujui bersama.

Perhatikan Materai dan Dokumen Pendukung

Materai berfungsi untuk pemenuhan kewajiban pajak atas dokumen tertentu, bukan penentu utama sah atau tidaknya perjanjian. Undang Undang Nomor 10 Tahun 2020 menetapkan tarif bea meterai tunggal sebesar Rp10.000.

Simpan surat perjanjian kerjasama usaha dalam bentuk fisik dan digital. Lampirkan dokumen pendukung seperti bukti setoran modal, daftar barang, atau rincian pekerjaan agar pelaksanaannya lebih mudah dipantau.