
Pelaku usaha perdagangan kini mengurus legalitas melalui sistem Online Single Submission atau OSS. Istilah surat izin usaha dagang masih sering dipakai untuk menyebut dokumen legal usaha toko, distributor, atau penjual barang. Namun, jenis izin yang dibutuhkan saat ini ditentukan oleh tingkat risiko kegiatan usaha.
Nomor Induk Berusaha atau NIB menjadi dokumen awal yang perlu dimiliki pelaku usaha. Setelah itu, pelaku usaha dapat melihat apakah kegiatan dagangnya cukup memakai NIB atau memerlukan izin tambahan.
Apa Itu Surat Izin Usaha Dagang
Surat izin usaha dagang merupakan sebutan umum untuk legalitas usaha yang menjalankan kegiatan jual beli barang. Dahulu, masyarakat mengenalnya sebagai Surat Izin Usaha Perdagangan atau SIUP. Saat ini, pengurusan izin usaha mengikuti sistem perizinan berbasis risiko melalui OSS.
Karena itu, nama dokumen yang diterima setiap usaha bisa berbeda. Perbedaan tersebut bergantung pada jenis barang, skala kegiatan, serta kode bidang usaha yang dipilih.
Menurut Pemerintah Republik Indonesia dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021, perizinan berusaha berbasis risiko mencakup NIB, Sertifikat Standar, dan izin sesuai tingkat risiko kegiatan usaha.
NIB sebagai Identitas Usaha
NIB adalah nomor identitas resmi yang diterbitkan melalui OSS. Dokumen ini diperlukan untuk memulai banyak kegiatan usaha, termasuk perdagangan eceran di toko, perdagangan melalui internet, dan distribusi barang.
Usaha dengan tingkat risiko rendah umumnya dapat menjalankan kegiatan setelah memperoleh NIB. Pelaku usaha tetap perlu memastikan data bidang usaha dan lokasi yang diisi sudah sesuai.
Bedanya dengan SIUP Lama
SIUP merupakan izin perdagangan yang dikenal sebelum penerapan OSS berbasis risiko. Dalam sistem terbaru, NIB dan izin tambahan menggantikan proses SIUP yang sebelumnya diajukan secara terpisah.
Oleh karena itu, calon pemilik usaha tidak perlu mencari formulir SIUP lama. Arahkan pengurusan legalitas melalui laman OSS dan pilih kegiatan usaha berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI.
Manfaat Memiliki Surat Izin Usaha Dagang
Legalitas usaha membantu pemilik toko atau perusahaan dagang menjalankan kegiatan bisnis dengan data yang tercatat. Dokumen ini juga sering diminta saat membuka rekening usaha, mengikuti pengadaan, atau menjalin kerja sama dengan pemasok. Manfaatnya akan terasa saat usaha mulai berkembang dan membutuhkan administrasi yang lebih rapi.
Data usaha dalam OSS perlu diperbarui bila ada perubahan alamat, bidang usaha, atau struktur perusahaan. Langkah ini membantu dokumen usaha tetap sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Memudahkan Kerja Sama Bisnis
Pemasok besar, pemilik gedung, dan mitra distribusi dapat meminta NIB sebelum bekerja sama. Legalitas memberi mereka dasar untuk memeriksa identitas dan kegiatan usaha calon mitra.
Selain itu, NIB dapat dipakai pelaku usaha untuk mengakses layanan administrasi tertentu. Kebutuhan setiap mitra tentu berbeda, sehingga pemilik usaha sebaiknya menyiapkan dokumen pendukung lain bila diminta.
Mendukung Akses Pembiayaan
Bank atau lembaga pembiayaan biasanya menilai data usaha saat menerima pengajuan kredit produktif. NIB dapat menjadi salah satu dokumen yang menunjukkan usaha telah terdaftar secara resmi.
Namun, NIB tidak otomatis menjamin kredit disetujui. Lembaga keuangan tetap menilai kemampuan bayar, arus kas, dan persyaratan lain dari pemohon.
Syarat dan Cara Mengurus Surat Izin Usaha Dagang
Pengurusan surat izin usaha dagang dilakukan secara daring melalui OSS. Pelaku usaha perlu menyiapkan data dasar sebelum membuat akun agar proses pengisian tidak berulang. Pastikan pula memilih KBLI yang benar karena kode ini menentukan risiko dan izin lanjutan yang diperlukan.
Menurut Badan Pusat Statistik dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2020, KBLI mengelompokkan kegiatan ekonomi berdasarkan jenis usaha yang dijalankan.
Siapkan Data dan Dokumen Dasar
Data yang umumnya perlu disiapkan meliputi:
- Nomor Induk Kependudukan atau NIK pemilik usaha.
- Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP bila sudah dimiliki atau diwajibkan.
- Alamat dan lokasi kegiatan usaha.
- Nomor telepon serta alamat surat elektronik aktif.
- KBLI yang sesuai dengan kegiatan perdagangan.
- Data badan usaha, akta pendirian, dan pengesahan bila usaha berbentuk PT atau CV.
Daftar Melalui OSS
Buat akun pada sistem OSS, lalu lengkapi profil pelaku usaha dan data kegiatan usaha. Setelah memilih KBLI, sistem akan menampilkan tingkat risiko serta dokumen lanjutan yang harus dipenuhi.
Usaha berisiko rendah dapat memperoleh NIB setelah data dinyatakan lengkap. Untuk risiko menengah atau tinggi, pelaku usaha perlu memenuhi Sertifikat Standar atau izin tambahan sebelum beroperasi penuh.
Periksa Kembali Data Usaha
Unduh NIB setelah proses penerbitan selesai dan simpan salinannya. Periksa nama usaha, alamat, KBLI, serta status perizinan agar tidak terjadi kesalahan administrasi.
Jika data berubah, perbarui informasi melalui OSS. Langkah sederhana ini membantu surat izin usaha dagang tetap relevan saat digunakan untuk kerja sama atau pengajuan layanan usaha.











