Bisnis & UMKM

Fungsi Kwitansi Pembayaran dan Cara Membuatnya

29 Oct 2026 • 5 min read

Ditulis oleh Tim Blog Amartha
Fungsi Kwitansi Pembayaran dan Cara Membuatnya

Bukti pembayaran membantu penjual dan pembeli mencatat transaksi dengan jelas. Dokumen ini berguna saat seseorang perlu mengecek kembali uang yang sudah diterima, misalnya untuk sewa rumah, pembelian barang, atau pembayaran jasa. Karena itu, kwitansi perlu diisi lengkap dan mudah dibaca.

Kwitansi pembayaran adalah dokumen tertulis yang menyatakan pihak tertentu telah menerima sejumlah uang dari pihak lain. Dokumen ini dapat dibuat secara manual maupun digital. Isi yang tepat akan mengurangi risiko salah paham setelah transaksi selesai.

Apa Itu Kwitansi Pembayaran

Kwitansi pembayaran berfungsi sebagai tanda terima uang dalam suatu transaksi. Pihak yang menerima uang umumnya membuat dan menandatangani kwitansi, lalu menyerahkannya kepada pembayar. Salinan dokumen sebaiknya disimpan oleh kedua pihak.

Dalam urusan perdata, tulisan yang ditandatangani dapat digunakan sebagai alat bukti. Namun, kekuatan pembuktiannya tetap bergantung pada isi dokumen, tanda tangan, serta keadaan transaksi. Oleh sebab itu, pengisian kwitansi perlu dilakukan dengan teliti.

Menurut Kitab Undang Undang Hukum Perdata Pasal 1866, tulisan termasuk salah satu alat bukti dalam perkara perdata. Ketentuan ini menjelaskan alasan kwitansi sering dipakai saat terjadi perbedaan pendapat mengenai pembayaran. Sumber: Pemerintah Republik Indonesia.

Ciri Kwitansi yang Jelas

Kwitansi yang baik memuat identitas penerima uang, nama pembayar, tanggal, nominal, dan tujuan pembayaran. Nominal sebaiknya ditulis dalam angka serta huruf agar tidak mudah diubah. Penerima uang juga perlu membubuhkan tanda tangan.

Contohnya, pembayaran uang muka perbaikan atap rumah dapat mencantumkan keterangan pembayaran uang muka jasa perbaikan atap. Keterangan yang spesifik membantu kedua pihak memahami transaksi yang dimaksud. Hindari kolom kosong pada dokumen yang sudah ditandatangani.

Perlukah Kwitansi Bermeterai

Meterai bukan syarat agar suatu kwitansi otomatis sah. Undang Undang Bea Meterai mengatur meterai sebagai pajak atas dokumen tertentu, termasuk dokumen yang menerangkan penerimaan uang dengan nilai lebih dari Rp5 juta. Tarif bea meterai yang berlaku adalah Rp10.000. Sumber: Undang Undang Nomor 10 Tahun 2020.

Meterai dapat dibutuhkan sesuai jenis dan nilai transaksi. Meski begitu, isi kwitansi, tanda tangan, dan bukti pendukung seperti transfer bank tetap perlu dijaga. Jika transaksi bernilai besar, konsultasikan dokumen kepada pihak yang memahami kebutuhan hukum atau pajak.

Fungsi Kwitansi Pembayaran dalam Transaksi

Kwitansi membantu setiap pihak menyimpan jejak transaksi secara rapi. Dokumen ini juga memudahkan pencatatan pemasukan dan pengeluaran, terutama bagi usaha kecil. Manfaatnya terasa saat transaksi dilakukan secara tunai.

Selain itu, kwitansi dapat mendukung pembukuan. Pelaku usaha dapat mencocokkan kwitansi dengan mutasi rekening, nota penjualan, atau laporan kas. Catatan yang konsisten membuat pemeriksaan keuangan lebih mudah dilakukan.

Menurut Kementerian Keuangan dalam Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual, bukti transaksi digunakan sebagai dasar pencatatan akuntansi. Prinsip tersebut relevan untuk kebiasaan mencatat transaksi secara tertib dalam usaha maupun kegiatan pribadi. Sumber: Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Mengurangi Risiko Sengketa

Kwitansi dapat menunjukkan siapa yang menerima uang, berapa nilainya, dan untuk keperluan apa uang tersebut diberikan. Informasi ini berguna ketika pembayar diminta melunasi tagihan yang sebenarnya sudah dibayar. Simpan kwitansi bersama bukti transfer atau percakapan terkait transaksi.

Untuk pembayaran cicilan, tulis periode pembayaran secara rinci. Misalnya, cicilan sewa kios bulan Oktober 2026. Keterangan seperti ini mencegah pembayaran tertukar dengan tagihan bulan lain.

Mendukung Pengelolaan Usaha

Usaha jasa, toko kecil, dan penyedia sewa barang dapat memakai nomor urut pada setiap kwitansi. Nomor ini memudahkan pemilik usaha mencari transaksi lama ketika pelanggan meminta salinan bukti bayar. Gunakan satu sistem penomoran yang konsisten.

Dokumen digital juga dapat disimpan dalam folder berdasarkan bulan atau nama pelanggan. Namun, pastikan file tidak mudah diubah tanpa catatan. Cadangkan dokumen di perangkat atau layanan penyimpanan yang aman.

Cara Membuat Kwitansi Pembayaran yang Rapi

Membuat kwitansi tidak membutuhkan format yang rumit. Hal utama yang perlu dijaga adalah kejelasan informasi dan kesesuaian dengan transaksi sebenarnya. Jangan menandatangani kwitansi sebelum uang diterima atau pembayaran terverifikasi.

Gunakan tinta yang sulit dihapus untuk kwitansi kertas. Jika terjadi kesalahan tulis, lebih aman membuat dokumen baru daripada mencoret terlalu banyak bagian. Cara ini membuat bukti pembayaran tetap mudah dipercaya.

Kwitansi elektronik juga dapat digunakan dalam transaksi digital. Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik mengakui informasi dan dokumen elektronik sebagai alat bukti hukum yang sah, dengan pengecualian tertentu yang diatur undang undang. Sumber: Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008.

Isi Komponen Secara Berurutan

  1. Tulis nomor kwitansi dan tanggal pembayaran.
  2. Masukkan nama lengkap pihak yang menerima uang.
  3. Tulis nama pihak yang membayar.
  4. Isi nominal dalam angka dan huruf.
  5. Jelaskan tujuan pembayaran secara spesifik.
  6. Bubuhkan tanda tangan penerima serta meterai bila diperlukan.

Periksa kembali angka, nama, dan keterangan sebelum dokumen diberikan. Kwitansi pembayaran yang lengkap lebih mudah dipakai sebagai arsip oleh kedua pihak.

Hindari Kesalahan yang Sering Terjadi

Jangan memakai keterangan terlalu umum, seperti sudah terima uang. Tulis alasan pembayaran dengan jelas, misalnya pelunasan pembelian lemari atau pembayaran jasa desain logo. Pastikan nominal angka dan terbilang sama.

Hindari pula penggunaan tanda tangan pihak yang tidak menerima uang. Apabila penerima adalah perusahaan, cantumkan nama perusahaan serta nama petugas yang berwenang. Langkah sederhana ini membuat kwitansi pembayaran lebih rapi dan dapat dipertanggungjawabkan.