Bisnis & UMKM

Apa Itu NIB Usaha dan Cara Mengurusnya

29 Oct 2026 • 5 min read

Ditulis oleh Tim Blog Amartha
Apa Itu NIB Usaha dan Cara Mengurusnya

Usaha yang dijalankan secara rutin perlu memiliki identitas legal agar lebih mudah mengurus izin, bekerja sama dengan pihak lain, dan mengikuti program pemerintah. Nomor Induk Berusaha atau NIB menjadi identitas awal yang dibutuhkan pelaku usaha melalui sistem Online Single Submission atau OSS. Pengurusannya dilakukan secara daring dengan menyesuaikan jenis dan tingkat risiko kegiatan usaha.

Apa Itu NIB Usaha dan Mengapa Dibutuhkan

NIB usaha adalah nomor identitas bagi pelaku usaha yang diterbitkan melalui sistem OSS. Nomor ini digunakan oleh usaha perorangan, UMKM, badan usaha, hingga perusahaan berbadan hukum. Karena itu, calon pemilik bisnis perlu menentukan bidang usahanya dengan tepat sebelum mendaftar.

Sistem OSS memakai pendekatan perizinan berusaha berbasis risiko. Artinya, kebutuhan izin lanjutan dapat berbeda antara usaha berisiko rendah, menengah, dan tinggi. Semakin tinggi risiko kegiatan usahanya, semakin banyak persyaratan yang perlu dipenuhi.

Aturan perizinan juga dapat berubah mengikuti kebijakan pemerintah. Pelaku usaha sebaiknya memeriksa informasi terbaru langsung melalui OSS dan instansi terkait agar data yang diajukan sesuai.

Fungsi NIB sebagai Identitas Usaha

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, NIB merupakan identitas pelaku usaha dalam pelaksanaan perizinan berusaha berbasis risiko. NIB membantu pemerintah mengenali data pelaku usaha dan kegiatan bisnis yang dijalankan.

Dalam praktiknya, NIB sering dibutuhkan saat usaha ingin membuka rekening bisnis, mengajukan pembiayaan, atau mengikuti pengadaan barang dan jasa. Kebutuhan tiap lembaga dapat berbeda, sehingga pemilik usaha tetap perlu menyiapkan dokumen pendukung lain bila diminta.

Kenali KBLI Sebelum Mendaftar

Pelaku usaha perlu memilih Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia atau KBLI saat mengisi data di OSS. KBLI adalah kode yang menggambarkan jenis kegiatan ekonomi, misalnya perdagangan pakaian, kedai makanan, jasa desain, atau produksi makanan olahan.

Menurut Badan Pusat Statistik dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2020, KBLI dipakai sebagai pedoman pengelompokan kegiatan ekonomi di Indonesia. Kesalahan memilih kode dapat membuat persyaratan usaha tidak sesuai dengan kegiatan yang benar-benar dijalankan.

Dasar Hukum Perizinan Berusaha

Perizinan berbasis risiko dijalankan sebagai bagian dari penyederhanaan proses usaha di Indonesia. Undang Undang Nomor 6 Tahun 2023 menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi undang-undang.

Namun, NIB tidak selalu menjadi satu-satunya dokumen yang diperlukan. Usaha makanan, kesehatan, konstruksi, lingkungan, atau bidang tertentu dapat memerlukan sertifikat standar maupun izin tambahan sesuai tingkat risikonya.

Cara Mengurus NIB Usaha Melalui OSS

Pendaftaran NIB usaha dilakukan melalui laman OSS yang dikelola pemerintah. Sebelum membuat akun, siapkan data usaha agar proses pengisian tidak terhenti di tengah jalan. Untuk usaha perorangan, data utama biasanya mencakup NIK, alamat, bidang usaha, modal, dan lokasi kegiatan.

Badan usaha perlu memastikan data akta, pengurus, serta informasi perusahaan sudah benar. Data yang tidak sama dengan dokumen resmi berisiko menghambat proses verifikasi. Selain itu, gunakan alamat email dan nomor telepon yang aktif.

Prosesnya dapat dilakukan mandiri, tetapi pelaku usaha perlu membaca setiap pilihan dengan cermat. Berikut langkah umum yang dapat diikuti.

  1. Buat akun pada sistem OSS menggunakan data identitas yang sesuai.
  2. Masuk ke dashboard OSS lalu pilih menu pendaftaran perizinan berusaha.
  3. Isi profil pelaku usaha, alamat, rencana investasi, dan data kegiatan bisnis.
  4. Pilih kode KBLI yang paling sesuai dengan kegiatan usaha sehari-hari.
  5. Periksa kembali seluruh data sebelum mengajukan penerbitan NIB.
  6. Unduh dokumen NIB setelah sistem menerbitkannya dan simpan salinannya.

Siapkan Data yang Konsisten

Nama pemilik, alamat, dan jenis kegiatan usaha harus selaras dengan dokumen yang digunakan. Jika bisnis dijalankan bersama keluarga, tentukan lebih dulu siapa yang tercatat sebagai pemilik atau pengurus.

Panduan OSS dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi atau BKPM menjelaskan bahwa pelaku usaha mengisi data kegiatan usaha melalui sistem OSS untuk memperoleh perizinan berusaha. Karena itu, jangan memakai data perkiraan jika informasi sebenarnya sudah tersedia.

Periksa Izin Lanjutan Setelah NIB Terbit

NIB yang sudah terbit belum tentu berarti seluruh kewajiban usaha selesai. OSS akan menampilkan tingkat risiko dan persyaratan lanjutan berdasarkan KBLI yang dipilih.

Usaha berisiko rendah umumnya dapat beroperasi setelah memiliki NIB. Di sisi lain, usaha dengan risiko lebih tinggi perlu memenuhi persyaratan tambahan sebelum menjalankan kegiatan komersial.

Perbarui Data Saat Usaha Berubah

Perubahan alamat, bidang usaha, modal, atau status perusahaan perlu diperbarui di OSS. Pembaruan data membantu dokumen usaha tetap sesuai dengan kondisi bisnis yang berjalan.

Jika usaha ditutup, pemilik juga perlu mengikuti prosedur penghentian kegiatan melalui sistem dan instansi yang berwenang. NIB usaha yang datanya terjaga akan lebih mudah digunakan saat bisnis berkembang atau mengajukan izin baru.