Keuangan & Gaya Hidup

Deposito vs Reksadana vs Grassroots Growth Series: Mana yang Lebih Cocok untuk Tujuan Keuangan Anda?

23 Jul 20269 min read

Ditulis oleh Tim Blog Amartha
Deposito vs Reksadana vs Grassroots Growth Series: Mana yang Lebih Cocok untuk Tujuan Keuangan Anda?

Pernah Bingung Memilih Tempat Mengembangkan Dana?

Ketika memiliki dana lebih, banyak orang bertanya-tanya: lebih baik disimpan di deposito, diinvestasikan ke reksa dana, atau mencoba instrumen investasi alternatif?

Setiap instrumen memiliki karakteristik, potensi keuntungan, tingkat risiko, serta jangka waktu yang berbeda. Karena itu, tidak ada pilihan yang paling baik untuk semua orang. Instrumen yang tepat bergantung pada tujuan keuangan, kebutuhan likuiditas, dan profil risiko masing-masing investor.

Dalam artikel ini, Anda akan memahami perbedaan deposito, reksa dana, dan Grassroots Growth Series (GGS) agar dapat memilih investasi yang paling sesuai.

Apa Itu Deposito?

Deposito adalah produk simpanan berjangka yang ditawarkan oleh bank. Dana disimpan dalam periode tertentu, misalnya 1, 3, 6, atau 12 bulan, dengan tingkat bunga tetap.

Kelebihan deposito

  • Risiko relatif rendah.

  • Bunga tetap selama tenor.

  • Cocok untuk investor konservatif.

Kekurangan deposito

  • Potensi imbal hasil relatif terbatas.

  • Dana tidak fleksibel karena terikat tenor.

  • Return dapat tergerus inflasi.


Apa Itu Reksa Dana?

Reksa dana merupakan wadah investasi yang mengumpulkan dana dari banyak investor untuk dikelola oleh Manajer Investasi ke berbagai instrumen, seperti saham, obligasi, maupun pasar uang.

Jenis reksa dana juga beragam, mulai dari reksa dana pasar uang yang cenderung stabil hingga reksa dana saham yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi namun disertai fluktuasi yang lebih besar.

Kelebihan

  • Modal awal terjangkau.

  • Dikelola oleh profesional.

  • Pilihan produk beragam.

Kekurangan

  • Nilai investasi dapat naik maupun turun mengikuti kondisi pasar.

  • Tidak memberikan tingkat imbal hasil yang tetap.


Apa Itu Grassroots Growth Series?

Grassroots Growth Series (GGS) merupakan salah satu produk alternatif investasi dari Amartha Prosper yang memungkinkan investor berpartisipasi dalam pendanaan usaha mikro produktif di Indonesia.

Selain berpotensi memberikan imbal hasil, investasi melalui Grassroots Growth Series juga menghadirkan social impact, karena dana yang diinvestasikan membantu perempuan pelaku usaha mikro mengembangkan usahanya.

Bagi investor yang ingin menggabungkan tujuan finansial dengan kontribusi sosial, Grassroots Growth Series dapat menjadi salah satu alternatif investasi yang layak dipertimbangkan sebagai bagian dari portofolio.

Berikut kelebihan dan hal yang perlu dipertimbangkan yang dirangkum pada tabel di bawah ini:

Instrumen

Kelebihan

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Deposito

Stabil, mudah dipahami

Dana terikat selama tenor, potensi imbal hasil relatif terbatas

Reksa Dana

Banyak pilihan sesuai profil risiko

Nilai investasi dapat berfluktuasi mengikuti pasar

Grassroots Growth Series

Diversifikasi portofolio dan memberikan dampak sosial

Perlu memahami karakteristik dan ketentuan tiap seri


Perbandingan Deposito, Reksa Dana, dan Grassroots Growth Series

Aspek

Deposito

Reksa Dana

Grassroots Growth Series

Tujuan

Menyimpan dana dengan bunga tetap

Mengembangkan nilai investasi melalui portofolio

Investasi produktif yang juga memberikan dampak sosial

Cocok untuk

Investor konservatif

Investor dengan berbagai - profil risiko

Investor yang ingin diversifikasi sekaligus menciptakan dampak

Potensi Imbal Hasil

- Cenderung rendah (2%-4% per tahun) - Relatif stabil

- Rendah ke sedang (3,5%-6% per tahun)

- Bergantung pada kinerja pasar

- Sedang ke tinggi (5,5%-14% per tahun)

- Mengacu pada seri investasi yang dipilih

Risiko

Rendah

Rendah hingga tinggi (tergantung jenis)

Tergantung seri produk di GGS

Jangka Waktu

Sesuai tenor

Fleksibel

Mengikuti tenor seri

Likuiditas

Terbatas hingga jatuh tempo

Bergantung jenis produk

Mengacu pada ketentuan produk (fleksibel dan window penarikan di masing-masing seri)

Nilai Tambah

Dijamin sesuai ketentuan yang berlaku

Dikelola Manajer Investasi

Mendukung pelaku usaha mikro di Indonesia

Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?

Instrumen Investasi

Cocok untuk Siapa?

Pertimbangan

Deposito

Investor yang mengutamakan keamanan dana dan menghindari fluktuasi nilai investasi. Cocok untuk tujuan keuangan jangka pendek hingga menengah.

Dana umumnya disimpan hingga jatuh tempo sesuai tenor yang dipilih.

Reksa Dana

Investor yang ingin mulai membangun portofolio dengan pilihan instrumen sesuai profil risiko, mulai dari pasar uang hingga saham.

Nilai investasi dapat naik maupun turun mengikuti kondisi pasar dan jenis reksa dana.

Grassroots Growth Series

Investor yang ingin melakukan diversifikasi portofolio sekaligus mendukung pertumbuhan usaha mikro di Indonesia melalui investasi berdampak (impact investing).

Cocok sebagai salah satu pilihan alternatif investasi sesuai tujuan keuangan dan karakteristik seri yang dipilih.

Apakah Harus Memilih Salah Satu Instrumen Investasi?

Tidak selalu. Salah satu prinsip dalam investasi adalah diversifikasi portofolio, yaitu membagi dana ke beberapa instrumen investasi untuk membantu menyeimbangkan potensi imbal hasil dan risiko. Dengan diversifikasi, Anda tidak bergantung pada satu jenis investasi saja, sehingga portofolio dapat lebih selaras dengan tujuan keuangan, jangka waktu, dan profil risiko masing-masing.

Berikut contoh sederhana bagaimana kombinasi beberapa instrumen investasi dapat digunakan dalam satu portofolio.

Contoh Diversifikasi Portofolio Investasi

Tujuan Keuangan

Contoh Instrumen

Menyimpan dana yang dibutuhkan dalam waktu dekat

Deposito

Mengembangkan aset untuk tujuan jangka menengah hingga panjang

Reksa Dana

Menambah diversifikasi sekaligus menciptakan dampak sosial

Grassroots Growth Series

Deposito, reksa dana, dan Grassroots Growth Series memiliki karakteristik yang berbeda. Dengan kombinasi yang tepat, portofolio dapat menjadi lebih seimbang sesuai tujuan keuangan masing-masing.

Jika deposito lebih cocok bagi investor yang mengutamakan stabilitas, reksa dana menawarkan fleksibilitas pilihan sesuai profil risiko. Sementara itu, Grassroots Growth Series dapat menjadi alternatif bagi investor yang ingin mengembangkan portofolio sekaligus berkontribusi pada pemberdayaan usaha mikro di Indonesia.


FAQ

Apakah Grassroots Growth Series sama dengan deposito?

Tidak. Deposito merupakan produk simpanan bank dengan bunga tetap, sedangkan Grassroots Growth Series adalah produk investasi yang mendukung pendanaan usaha mikro melalui Amartha Prosper.

Mana yang lebih menguntungkan, deposito atau reksa dana?

Tidak ada jawaban yang berlaku untuk semua orang. Deposito menawarkan stabilitas, sedangkan reksa dana memiliki potensi pertumbuhan yang bergantung pada kondisi pasar dan jenis reksa dana yang dipilih.

Apakah Grassroots Growth Series cocok untuk diversifikasi?

Ya. Grassroots Growth Series dapat menjadi salah satu alternatif untuk melengkapi portofolio investasi, terutama bagi investor yang ingin menambahkan instrumen di luar deposito, reksa dana, atau saham.

Apakah saya harus memilih salah satu instrumen saja?

Tidak. Banyak investor mengkombinasikan beberapa instrumen sesuai tujuan keuangan, profil risiko, dan kebutuhan likuiditas sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio.

Sebelum memilih instrumen investasi, pastikan Anda memahami tujuan investasi, profil risiko, serta jangka waktu yang direncanakan. Dengan demikian, keputusan investasi dapat lebih sesuai dengan kebutuhan finansial Anda.

Jika Anda tertarik untuk mulai investasi di Amartha Prosper Grassroots Growth Series, Anda bisa memulainya dari hari ini.

Tags