
Pembayaran tagihan, belanja online, hingga biaya pendidikan kini sering meminta pengguna memasukkan nomor khusus dari bank. Nomor tersebut dikenal sebagai virtual account atau VA. Istilah yang benar ditulis virtual account, sedangkan virtual account adalah kata kunci yang kerap digunakan saat orang mencari penjelasannya.
Virtual account memudahkan pembayaran karena sistem dapat mengenali pengirim dan nominal transaksi secara otomatis. Pengguna tidak perlu lagi mengirim bukti transfer secara manual dalam banyak jenis transaksi.
Layanan ini umumnya tersedia melalui aplikasi mobile banking, ATM, internet banking, dan kanal pembayaran bank lainnya. Nomor VA biasanya dibuat oleh bank atas permintaan perusahaan, lembaga, atau penyedia layanan pembayaran.
Apa Itu Virtual Account Adalah Layanan Pembayaran Digital
Virtual account adalah nomor identifikasi pembayaran yang diterbitkan bank untuk menerima dana dari pelanggan. Nomor ini dapat terhubung ke satu pelanggan, satu tagihan, atau satu transaksi tertentu. Karena itu, penerima dana lebih mudah mencocokkan pembayaran yang masuk.
VA berbeda dari nomor rekening biasa yang dipakai untuk menyimpan dan mengelola dana. Saldo hasil pembayaran tetap masuk ke rekening utama milik perusahaan atau lembaga penyedia layanan. VA berfungsi sebagai jalur penerimaan pembayaran yang lebih teratur.
Menurut Bank Indonesia dalam dokumen Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025, digitalisasi pembayaran diarahkan agar transaksi berlangsung lebih cepat, efisien, aman, dan terintegrasi. Arah tersebut mendukung penggunaan layanan pembayaran otomatis seperti virtual account. (Sumber: Bank Indonesia)
Nomor Pembayaran yang Memudahkan Identifikasi
Setiap VA memiliki rangkaian angka yang dapat memuat kode bank, kode perusahaan, dan identitas pelanggan. Saat pembayaran berhasil, sistem dapat langsung mengenali tagihan yang sudah lunas. Mekanisme ini banyak dipakai oleh marketplace, rumah sakit, kampus, dan penyedia layanan publik.
Contohnya, mahasiswa yang membayar uang kuliah melalui VA akan memakai nomor yang sudah dikaitkan dengan data tagihannya. Pihak kampus dapat menerima informasi pembayaran tanpa menunggu konfirmasi transfer dari mahasiswa.
Berbeda dengan Rekening Konvensional
Nomor rekening konvensional umumnya dipakai berulang kali untuk menerima berbagai transfer. Sementara itu, VA dapat dibuat khusus untuk satu pengguna atau satu periode pembayaran. Sistem ini membantu mengurangi risiko salah identifikasi pengirim.
Menurut Otoritas Jasa Keuangan dalam Peraturan OJK Nomor 12 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital oleh Bank Umum, bank dapat menyediakan layanan melalui media elektronik untuk memenuhi kebutuhan nasabah. (Sumber: Otoritas Jasa Keuangan)
Cara Kerja Virtual Account dalam Transaksi
Proses penggunaan virtual account dimulai ketika pelanggan memilih metode pembayaran VA. Sistem penjual lalu menampilkan nomor VA beserta nominal yang harus dibayar. Pelanggan dapat menyelesaikan transaksi melalui kanal bank yang tersedia.
Setelah dana masuk, bank mengirimkan notifikasi kepada sistem penerima. Status pesanan atau tagihan kemudian berubah menjadi telah dibayar. Proses ini bisa terjadi dalam hitungan menit, bergantung pada jaringan dan kanal pembayaran yang dipakai.
Namun, pengguna tetap perlu memeriksa nama penerima, nomor VA, nominal, serta batas waktu pembayaran sebelum menekan tombol konfirmasi. Langkah sederhana ini membantu mencegah salah transfer dan transaksi gagal.
Virtual Account Statis
VA statis memakai nomor yang sama untuk transaksi berulang dari pelanggan tertentu. Model ini cocok untuk pembayaran rutin, misalnya cicilan atau tagihan bulanan. Nominal tagihan dapat berubah, tetapi nomor VA tetap digunakan.
Pengguna tetap harus memasukkan jumlah pembayaran sesuai tagihan. Jika nominal tidak sesuai, sistem penerima mungkin memerlukan pengecekan tambahan sebelum mengubah status pembayaran.
Virtual Account Dinamis
VA dinamis dibuat khusus untuk satu transaksi dan biasanya memiliki batas waktu. Nomor atau nominalnya dapat berubah saat pelanggan membuat pesanan baru. Model ini banyak digunakan dalam pembayaran belanja online.
Menurut PT Bank Central Asia Tbk dalam informasi layanan Virtual Account BCA, layanan ini membantu perusahaan mengidentifikasi pembayaran pelanggan secara otomatis. (Sumber: BCA)
Manfaat Virtual Account bagi Pengguna dan Bisnis
Virtual account memberi keuntungan bagi kedua pihak dalam transaksi. Konsumen memperoleh proses pembayaran yang lebih praktis. Sementara itu, bisnis dapat mengelola pencatatan dana masuk dengan lebih rapi.
Manfaat tersebut terasa saat jumlah transaksi meningkat setiap hari. Sistem dapat mengurangi pekerjaan pengecekan transfer secara manual. Meski begitu, pelaku usaha tetap perlu memilih mitra bank atau penyedia pembayaran yang terpercaya.
Beberapa manfaat virtual account yang paling sering dirasakan adalah sebagai berikut.
Bagi Konsumen
- Nomor pembayaran tersedia langsung setelah pesanan dibuat.
- Pembayaran dapat dilakukan lewat ATM, mobile banking, atau internet banking.
- Status transaksi umumnya diperbarui otomatis setelah dana diterima.
- Konsumen tidak perlu mengirim bukti transfer pada banyak layanan.
- Riwayat pembayaran lebih mudah ditemukan di aplikasi bank.
Pengguna tetap perlu menjaga kerahasiaan PIN, kata sandi, dan kode OTP. Bank tidak meminta kode OTP melalui pesan pribadi atau telepon yang tidak dapat diverifikasi.
Bagi Pelaku Bisnis dan Lembaga
Virtual account membantu bisnis mencocokkan pembayaran dengan pesanan pelanggan secara lebih cepat. Tim keuangan juga dapat mengurangi risiko salah catat ketika transaksi masuk dalam jumlah besar. Layanan ini relevan untuk toko online, sekolah, donasi, dan perusahaan penyedia jasa.
Menurut PT Bank Mandiri Persero Tbk dalam informasi Mandiri Virtual Account, layanan VA dapat membantu perusahaan mengidentifikasi pembayaran melalui nomor identifikasi pelanggan. (Sumber: Bank Mandiri)
Sebelum membayar, pastikan nomor VA berasal dari aplikasi atau situs resmi penyedia layanan. Kebiasaan ini membuat penggunaan virtual account adalah metode pembayaran yang tetap praktis sekaligus lebih aman.











