
Banyak orang mencari pemasukan tambahan untuk memenuhi kebutuhan, menabung, atau mengembangkan minat yang bisa menghasilkan. Pilihannya beragam, dari menjual makanan, menjadi desainer lepas, hingga membuat konten digital. Dalam kondisi ini, side hustle adalah istilah yang sering dipakai untuk menyebut pekerjaan sampingan di luar pekerjaan utama.
Apa Itu Side Hustle
Side hustle adalah aktivitas kerja atau usaha yang dilakukan untuk memperoleh penghasilan tambahan. Kegiatannya biasanya dikerjakan di luar jam kerja utama, misalnya pada malam hari atau akhir pekan. Bentuknya dapat berupa jasa, penjualan produk, maupun pekerjaan berbasis internet.
Arti Side Hustle dalam Dunia Kerja
Menurut Cambridge Dictionary dalam Cambridge Dictionary, side hustle adalah pekerjaan berbayar yang dilakukan selain pekerjaan utama. Istilah ini sering dipakai untuk aktivitas yang fleksibel, sehingga seseorang dapat menyesuaikannya dengan waktu dan kemampuan yang dimiliki. Sumber: Cambridge University Press and Assessment.
Side hustle berbeda dari pekerjaan utama karena penghasilannya biasanya belum menjadi sumber nafkah utama. Namun, ada orang yang kemudian mengembangkan usaha sampingan tersebut menjadi bisnis penuh waktu.
Bedanya dengan Freelance dan Kerja Sampingan
Freelance berarti bekerja secara lepas berdasarkan proyek atau jasa tertentu. Seseorang bisa menjadikan freelance sebagai side hustle jika proyeknya dikerjakan di luar pekerjaan utama. Sementara itu, kerja sampingan adalah istilah bahasa Indonesia yang maknanya dekat dengan side hustle.
Menurut Badan Pusat Statistik dalam Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia Februari 2024, penduduk bekerja mencakup mereka yang melakukan kegiatan ekonomi sedikitnya satu jam dalam seminggu. Sumber: Badan Pusat Statistik.
Manfaat Memiliki Side Hustle
Usaha sampingan dapat memberi ruang untuk mencoba sumber pemasukan baru. Aktivitas ini juga membantu seseorang mengenali kemampuan yang punya nilai jual. Meski begitu, side hustle tetap perlu dijalankan dengan target yang realistis.
Menambah Ruang Finansial
Penghasilan dari usaha sampingan dapat dipakai untuk kebutuhan tertentu, seperti dana darurat, cicilan, modal usaha, atau tabungan. Hasilnya mungkin kecil pada awalnya, tetapi pemasukan tambahan yang dikelola dengan disiplin tetap terasa manfaatnya.
Side hustle juga membuat seseorang tidak hanya mengandalkan satu sumber pendapatan. Kondisi ini bisa membantu saat ada pengeluaran mendadak atau perubahan situasi kerja.
Mengasah Keterampilan yang Bisa Dijual
Usaha sampingan memberi kesempatan untuk melatih kemampuan praktis, seperti menulis, mengedit video, memasak, desain, atau pemasaran. Kemampuan tersebut dapat memperluas portofolio, yaitu kumpulan hasil kerja yang menunjukkan keahlian seseorang.
Menurut Eric Ries dalam buku The Lean Startup, pelaku usaha dapat menguji ide lewat proses membangun, mengukur, dan belajar. Sumber: buku The Lean Startup karya Eric Ries.
Cara Memulai Side Hustle secara Bertahap
Memulai side hustle tidak selalu membutuhkan modal besar. Langkah awal yang lebih penting adalah memilih aktivitas yang sesuai dengan waktu, kemampuan, dan kebutuhan pasar. Jangan terburu-buru mengejar banyak ide dalam waktu bersamaan.
Pilih Ide yang Paling Mungkin Dijalankan
Mulailah dari kegiatan yang sudah dikuasai atau mudah dipelajari. Beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah:
- Menjual makanan atau minuman rumahan
- Membuka jasa desain dan penulisan
- Menjadi admin media sosial usaha kecil
- Menjual barang preloved yang masih layak pakai
- Mengajar privat sesuai keahlian
Pilih satu ide terlebih dahulu agar tenaga dan modal tidak tersebar. Setelah ada hasil, barulah usaha dapat dikembangkan secara perlahan.
Atur Waktu dan Modal dengan Jelas
Tentukan jadwal khusus untuk mengerjakan usaha sampingan agar pekerjaan utama tetap berjalan baik. Catat modal, biaya operasional, dan pemasukan sejak awal supaya keuntungan bisa terlihat dengan jelas.
Hindari memakai uang kebutuhan harian sebagai modal tanpa perencanaan. Side hustle adalah peluang yang akan lebih aman dijalankan saat keuangan pribadi tetap terkendali.











