icon-langID
logo-amartha
Home / Blog / Bisnis / 7 Contoh Strategi Promosi yang Tepat untuk Bisnis Kamu!
icon-lang
icon-lang

7 Contoh Strategi Promosi yang Tepat untuk Bisnis Kamu!

By Tim Blog Amartha - 23 Jan 2024 - 3 min membaca

Sebuah bisnis harus memiliki strategi promosi. Tujuannya tentu saja untuk mengembangkan bisnis, supaya bisa memiliki omzet yang bagus. Tanpa promosi yang efektif, produk atau layanan yang kamu tawarkan mungkin tidak akan dikenal oleh banyak orang.

Dalam artikel ini akan membahas apa itu strategi untuk promosi produk, mengapa penting, dan beberapa strategi yang dapat kamu terapkan untuk meningkatkan visibilitas bisnis. Untuk itu, ikuti pembahasannya hingga selesai!

Apa Itu Strategi Promosi?

Strategi promosi adalah rencana terstruktur yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap produk atau layanan suatu bisnis. Tujuan utama dari strategi ini adalah untuk memotivasi target pasar. Agar memilih produk atau layanan, sehingga meningkatkan penjualan.

Strategi ini menggunakan bermacam-macam teknik pemasaran dan alat. Mulai dari iklan konvensional hingga pemanfaatan media sosial dan kampanye daring.

Secara teori, promosi ini meliputi empat hal yang disebut dengan 4P. Keempatnya yakni price, product, place dan promotion. Semuanya merupakan komponen penting pemasaran yang bisa jadi salah satu tolok ukur kesuksesan dalam bisnis. 

Product (produk), mencakup barang atau layanan yang kamu tawarkan kepada pelanggan. Sebelum mengembangkan strategi promosi, penting untuk memahami produk kamu dengan baik. Termasuk keunggulan, keunikan, dan manfaat yang ditawarkan kepada konsumen atau pelanggan.

Sementara yang dimaksud dengan price (harga) adalah penentuan untuk produk dan layanan. Harga harus mencerminkan nilai produk dan sesuai dengan ekspektasi pelanggan. Selain itu, harga juga dapat digunakan sebagai elemen promosi, seperti diskon atau penawaran khusus.

Kemudian place (tempat/distribusi) berkaitan dengan cara produk atau layanan yang dijual dan didistribusikan kepada pelanggan. Dalam strategi berpromosi, penting untuk memilih saluran distribusi yang sesuai dan memastikan produk kamu dapat diakses oleh target pasar.

Terakhir adalah promotion (promosi) menyoroti strategi secara khusus. Ini mencakup semua aktivitas yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan penjualan produk. Beberapa komponen strategi di dalam "promotion" akan dibahas pada poin contoh.

Tujuan Strategi Promosi

Bisnis tidak hanya tentang peningkatan penjualan. Tetapi juga menciptakan kesadaran yang kuat, membangun citra merek, dan mempertahankan hubungan baik dengan pelanggan. Lantas, apa saja tujuan dari promotion strategy? Berikut ulasannya:

1. Meningkatkan Kesadaran Merek

Tujuan pertama dari promosi adalah menciptakan kesadaran yang kuat tentang merek atau produk di antara masyarakat. Dengan menarik perhatian melalui iklan yang kreatif dan kampanye promosi, bisnis dapat memastikan bahwa produk atau layanannya dikenal oleh lebih banyak orang. 

Kesadaran merek yang tinggi membuka peluang lebih besar untuk menarik pelanggan potensial. Sehingga bisa meningkatkan penjualan pada produk kamu.

2. Memengaruhi Keputusan Pembelian

Promosi bertujuan untuk memengaruhi calon pelanggan agar mengambil segera melakukan pembelian. Dengan memberikan insentif seperti diskon, penawaran khusus, atau paket bundel, pelanggan bisa terpengaruh untuk segera memborong dagangan. 

3. Membangun Citra Positif

Tujuan berikutnya adalah membentuk citra positif tentang merek atau produk. Caranya dengan melakukan kampanye yang selaras dengan nilai-nilai perusahaan. Sehingga, dapat menciptakan bonding antara pelanggan dan juga produk. 

Citra merek yang positif tidak hanya meningkatkan kepercayaan pelanggan, tetapi juga memberikan keunggulan kompetitif di pasaran. Pelanggan pun tak perlu meragukan lagi produk kamu.

4. Menyasar Audiens yang Tepat

Penting untuk menyasar promosi pada audiens yang tepat. Untuk itu, apabila kamu membuat sebuah promosi, harus berhasil menciptakan pesan yang relevan dan menarik bagi segmen pasar yang dituju. 

Bagaimana caranya? Dengan memahami karakteristik dan kebutuhan target pasar. Pelajari hal tersebut supaya promosi dapat efektif menyasar pasar yang tepat!

5. Mendorong Loyalitas Pelanggan

Siapa sih yang tidak ingin memiliki pelanggan tetap? Salah satu tujuan jangka panjang dari strategi promosi adalah membangun loyalitas pelanggan. 

Dengan memberikan pengalaman positif melalui program loyalitas, diskon berulang, atau konten eksklusif, bisnis dapat mempertahankan pelanggan yang telah ada. Termasuk juga mampu menciptakan basis pelanggan yang setia.

6. Responsif Terhadap Perubahan Pasar

Data mengenai hasil promosi, dapat menjadi tolok ukur terhadap terhadap perubahan pasar. Melalui pemantauan kinerja kampanye dan analisis data, bisnis dapat menyesuaikan kiat promosi mereka agar tetap relevan dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.

7. Edukasi Konsumen

Tujuan terakhir adalah untuk memberikan edukasi terhadap konsumen. Baik soal manfaat produk, penggunaan hingga tujuan pembuatannya.

Edukasi ini mampu menyadarkan calon pelanggan terhadap suatu produk. Termasuk mendorong mereka untuk meningkatkan pembelian. Promosi pun jadi lebih efektif.

Contoh Strategi Promosi yang Efektif untuk Bisnis

Supaya lebih paham, ada beberapa contoh promosi yang efektif untuk bisnis kamu. Apa saja, ya? Ini dia daftarnya:

1. Iklan Media Sosial

Memanfaatkan platform periklanan digital seperti Google Ads dan Facebook Ads dapat membantu bisnis mencapai audiens yang tepat dengan pesan yang disesuaikan. Tools ini memiliki target yang lebih akurat. Sehingga bisnis dapat menjangkau pelanggan potensial berdasarkan demografi, minat, dan perilaku online.

2. Program Diskon dan Penawaran Khusus

Kamu juga bisa menerapkan program diskon atau penawaran khusus untuk pelanggan. Cara ini cukup efektif untuk membuat pelanggan membeli produk. Diskon ulang tahun, penawaran bundel, atau potongan harga untuk pembelian lebih dari satu item, dapat menjadi daya tarik yang kuat.

3. Kampanye Media Sosial Kreatif

Berinteraksi dengan pelanggan melalui platform media sosial dengan konten yang kreatif dan relevan dapat meningkatkan interaksi dan membangun komunitas online. Kamu bisa memanfaatkan influencer atau membuat giveaway di media sosial untuk promosi dengan kampanye ini.

4. Program Loyalti dan Hadiah

Membangun program loyalitas dengan poin atau sistem hadiah dapat menarik pembelian berulang. Cara ini membuat pelanggan jadi lebih sering melakukan pembelian apabila sudah cocok dengan produk kamu.

5. Manfaatkan Marketplace

Saat ini banyak sekali platform yang dapat membantu promosi produk kamu. Salah satunya adalah dengan ikut serta dalam marketplace yang sesuai. Kemudian kamu dapat mengikuti berbagai kampanye dari marketplace tersebut. Seperti hari belanja online nasional hingga tanggal kembar.

6. Kolaborasi

Menggandeng mitra atau berkolaborasi dengan merek lain dapat memberikan manfaat ganda dalam hal promosi. Ini dapat mencakup co-branding, sponsor acara bersama, atau bahkan menyelenggarakan kampanye gabungan untuk meningkatkan visibilitas dari produk kamu.

7. Partisipasi dalam Acara Komunitas dan Sponsorship

Mengambil bagian dalam acara komunitas atau menjadi sponsor acara lokal dapat membantu meningkatkan eksposur merek di tingkat lokal. Sehingga kamu dapat berpeluang untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan potensial dan membangun hubungan di komunitas.

Setiap bisnis memiliki kebutuhan dan karakteristiknya sendiri, sehingga penting untuk memilih strategi yang sesuai dengan sasaran dan nilai perusahaan. Kombinasi beberapa strategi tersebut dan pantau kinerjanya. Kemudian pilih strategi yang berhasil.

Setelah bisnis sudah menghasilkan dengan strategi promosi tepat, kamu bisa mulai mengembangkan diri dengan melakukan pendanaan di Amartha. Dengan melakukan pendanaan, kamu bisa mendapatkan imbal hasil hingga 15% flat per tahun hanya dengan modalin mulai dari Rp100.000.

Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS

Tags:

Artikel Terkait

belajar bisnis pemula

Bingung Memulai Bisnis? Berikut Cara Belajar Bisnis Pemula

Tips Bisnis
Fixed cost adalah

Fixed Cost Adalah: Pahami Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya

Tips Bisnis
bisnis idul adha

7 Peluang Ide Bisnis Idul Adha Paling Menguntungkan

Tips Bisnis
cara menghitung HPP

Begini Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) dengan Mudah!

Tips Bisnis
rasio profitabilitas adalah

Rasio Profitabilitas Adalah: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Ada pertanyaan seputar artikel di blog Amartha? atau ingin mengirimkan artikel terbaik kamu untuk di publish di blog Amartha?

Hubungi Kami SEKARANG

https://access.amartha.com/uploads/invite_a21debce13.png