icon-langID
logo-amartha
Home / Blog / Pendana / Keuangan / Anti Boros! 9 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga
icon-lang
icon-lang

Anti Boros! 9 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

By Tim Blog Amartha - 24 Mar 2024 - 3 min membaca

Keuangan adalah aspek penting yang perlu diperhatikan, termasuk ketika bicara tentang rumah tangga. Di dalam kehidupan rumah tangga, tentunya ada berbagai keperluan yang perlu dipenuhi, sehingga keuangan pun perlu disusun dengan baik. Sebenarnya, ada berbagai cara mengatur keuangan rumah tangga yang efektif dan bisa menjadi referensi.

Artikel ini akan membahas tentang hal tersebut, supaya keluarga kamu dapat mengatur berbagai keperluan sehari-hari dan terhindar dari. Simak hingga tuntas dan mari lebih bijak dalam mengatur keuangan!

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga supaya Tidak Boros

Pada dasarnya, mengatur keuangan rumah tangga merupakan tanggung jawab bersama, jika ingin dilakukan secara optimal. Aspek keuangan ini, apabila tidak diatur dengan bijak, bahkan bisa mengganggu keharmonisan keluarga.

Jadi, sebaiknya kamu pahami berbagai cara mengatur keuangan di bawah ini, lalu sesuaikan dengan kondisi rumah tanggamu.

1. Lakukan Perhitungan terhadap Seluruh Pendapatan

Hal pertama yang penting untuk dilakukan dalam mengatur keuangan rumah tangga yakni menghitung seluruh pendapatan. Di sini, tidak hanya bicara tentang gaji, melainkan termasuk berbagai pendapatan lain. Misalnya, intensif, uang lembur, pendapatan tambahan, keuntungan dari investasi, dan sebagainya.

Dengan adanya perhitungan ini, kamu dapat lebih mudah untuk membuat alokasi keuangan. Jika dalam keluarga tidak hanya satu orang yang bekerja, maka hal ini juga perlu menjadi pertimbangan tentang bagaimana alokasi pendapatan tersebut.

2. Buat Daftar Pengeluaran

Cara mengatur keuangan rumah tangga yang kedua yaitu membuat daftar pengeluaran bulanan. Ada berbagai hal yang termasuk dalam hal ini, misalnya belanja kebutuhan sehari-hari, tagihan air dan listrik, biaya transportasi, biaya pendidikan, cicilan rumah atau kendaraan, dan sebagainya.

Alokasikan dana rumah tangga dengan tepat. Penting juga untuk memahami mana saja kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Jangan sampai kamu salah dalam menilai tiga jenis kebutuhan tersebut, karena hal ini dapat membuatmu semakin sulit dalam mengatur keuangan.

Kamu sebaiknya juga membuat daftar belanja bulanan, supaya lebih mudah untuk mengontrolnya.

3. Bedakan antara Kebutuhan dan Keinginan

Jika ingin mengatur keuangan, khususnya pengeluaran, maka penting untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Ketika kamu sudah berumah tangga, akan ada berbagai kebutuhan, seperti yang sudah disinggung pada bagian sebelumnya. Berbagai kebutuhan memang perlu dipenuhi, bahkan tidak apa-apa jika kamu ingin memenuhi kebutuhan tersier seperti liburan keluarga.

Namun, perlu dipastikan bahwa kamu paham mana saja yang termasuk kebutuhan, lalu mana yang hanya masuk dalam kategori keinginan. Jika hal tersebut tidak terlalu penting, maka jangan sampai lebih diutamakan dari kebutuhan pokok.

Pastikan bahwa kebutuhan keluarga telah terpenuhi dan dialokasikan dengan baik. Jika kebutuhan sudah terpenuhi dan masih ada alokasi dana, maka barulah bisa dipertimbangkan untuk memenuhi keinginan.

Terkadang, banyak orang yang kurang bisa menilai dan membedakan kedua hal ini. Untuk menghindari kesalahan dalam alokasi dana, ada baiknya kamu berkomunikasi dengan pasangan atau anggota keluarga lainnya.

4. Jaga Komunikasi tentang Keuangan

Bicara tentang cara mengatur keuangan rumah tangga sebenarnya tidak lepas dari bagaimana komunikasi di dalam keluarga terkait keuangan.

Ini adalah hal penting yang sebaiknya kamu lakukan dalam memutuskan berbagai hal tentang keuangan rumah tangga. Dengan adanya komunikasi dan diskusi yang baik, maka kamu bisa memutuskan tujuan bersama yang akan dicapai.

Baca Juga: 5 Cara Mengelola Keuangan Rumah Tangga Agar Lebih Hemat

5. Usahakan untuk Menghindari Utang

Jika ingin mengatur keuangan rumah tangga dengan optimal, maka sebisa mungkin kamu perlu menghindari hutang utang. Perlu diketahui bahwa dengan adanya berbagai tagihan utang, maka bisa saja mengganggu alokasi keuangan keluarga.

6. Jika Terpaksa Berhutang, Kelola dengan Bijak

Meski penting untuk berusaha menghindari hutang, namun hal ini seringkali tidak dapat dilakukan oleh sebagian rumah tangga. Adanya berbagai kebutuhan membuat utang bisa menjadi alternatif.

Jika memang terpaksa memiliki utang, maka pastikan hal tersebut memang benar-benar penting dan berguna untuk memenuhi kebutuhan pokok, misalnya cicilan rumah.

Namun, perlu diperhatikan juga bahwa hutang ini perlu dikelola dengan baik. Rasio hutang perlu dijaga, sebaiknya kamu tidak berhutang berutang melebihi 30 persen dari jumlah penghasilan. Jika jumlah utang lebih dari angka tersebut, maka bisa berpotensi membuat keuangan keluarga menjadi terganggu.

7. Pahami dan Alokasikan Dana Darurat

Hal penting selanjutnya yang perlu dipahami dalam mengatur keuangan keluarga yaitu tentang dana darurat. Ketika menjalankan rumah tangga, bisa jadi muncul berbagai tantangan dan risiko yang tidak terduga atau di luar perencanaan.

Misalnya, terjadi kecelakaan, bencana alam, krisis ekonomi, atau mengalami PHK. Jika kejadian seperti itu muncul, maka bisa jadi keuangan rumah tanggamu terganggu. Inilah pentingnya menyiapkan dana darurat, yaitu untuk digunakan pada masa terdesak, seperti contoh di atas.

Cara untuk menyiapkan dana darurat yaitu bisa diambil dari pendapatan setiap bulannya. Kisarannya relatif, dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial keluarga, biasanya berkisar antara 10 hingga 30 persen.

Namun, perlu dipastikan bahwa dana darurat ini benar-benar hanya dipakai untuk kebutuhan darurat. Jangan sampai dipakai untuk hal-hal di luar itu, apalagi hanya untuk memenuhi keinginan dan bukan kebutuhan.

8. Alokasikan Dana untuk Asuransi, Tabungan, serta Investasi

Cara mengatur keuangan rumah tangga yang berikutnya yaitu alokasikan dana untuk berbagai kebutuhan penting seperti asuransi, tabungan, dan investasi. Hal ini seringkali terlupakan oleh banyak keluarga, sehingga tidak dapat dimanajemen dengan baik.

Selain penting untuk menyiapkan dana darurat, ketiga aspek ini juga sebaiknya diperhatikan. Diskusikan dengan pasangan atau keluarga tentang apa saja asuransi yang sebaiknya diikuti, lalu bagaimana cara untuk mengatur tabungan dan investasi.

9. Lakukan Evaluasi Berkala

Setelah membaca berbagai cara mengatur keuangan rumah tangga yang sudah disebutkan sebelumnya, maka kini saatnya kamu pahami juga pentingnya melakukan evaluasi berkala.

Dalam kurun waktu tertentu, misalnya setiap akhir bulan, sebaiknya kamu lakukan evaluasi terkait keuangan rumah tangga. Misalnya, apakah belanja bulanan sudah sesuai dengan perencanaan, atau justru lebih boros.

Jika ternyata tidak sesuai harapan, maka kamu bisa melakukan perbaikan atau penyesuain untuk manajemen yang lebih baik di bulan berikutnya.

Itulah berbagai cara dan tips yang bisa kamu lakukan untuk mengatur keuangan dalam rumah tangga. Ternyata, ada cukup banyak hal yang perlu diperhatikan jika ingin mengatur keuangan yang lebih efisien dan terhindar dari pemborosan.

Mengatur keuangan rumah tangga juga memiliki perbedaan dengan mengatur keuangan pribadi. Kamu perlu memperhatikan pendapatan dan pengeluaran yang diperlukan untuk keluargamu. Namun tenang saja, setiap cara di atas bisa dimulai dari pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Jika sudah terbiasa, maka akan semakin mudah untuk mengaturnya dengan optimal. Dengan mengatur keuangan dan meminimalisir pemborosan, maka kamu bisa lebih mudah untuk menabung atau mengalokasikan dana untuk investasi atau pendanaan seeprti yang disebutkan pada poin 8 di atas.

Jika kamu tertarik untuk mendapat passive income, salah satu platform pendanaan yang bisa menjadi pilihan tepat untuk mendapat pendapatan pasif adalah Amartha. Kamu bisa modalin pengusaha mikro di seluruh Indonesia melalui microfinance marketplace Amartha. Selain mendapatkan imbal hasil hingga 15% flat per tahun hanya dengan modalin Rp 100.000, kamu juga sekaligus turut membantu dukung ekonomi UMKM desa!

Tunggu apalagi, ayo download dan mulai pendanaan berdampak kamu!

Download aplikasi Amartha di Android
Download aplikasi Amartha di iOS

Artikel Terkait

cara mengatur keuangan rumah tangga

Anti Boros! 9 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Keuangan
Tips Hemat Anak Kost

6 Tips Hemat Anak Kost, Biar Keuangan Tetap Aman!

Keuangan
Apa itu quarter life crisis

Apa Itu Quarter Life Crisis? Ini Tanda dan Cara Mengatasinya

Gaya Hidup
atur uang anak kost

6 Tips Atur Uang Anak Kost, Aman Sampai Akhir Bulan!

Keuangan

Ada pertanyaan seputar artikel di blog Amartha? atau ingin mengirimkan artikel terbaik kamu untuk di publish di blog Amartha?

Hubungi Kami SEKARANG

https://access.amartha.com/uploads/invite_a21debce13.png