Keuangan & Gaya Hidup

Akuntan: Profesi Pengelola Informasi Keuangan

20 Oct 2026 • 4 min read

Ditulis oleh Tim Blog Amartha
Akuntan: Profesi Pengelola Informasi Keuangan

Setiap usaha perlu mengetahui uang yang masuk, biaya yang keluar, serta kondisi keuangannya. Informasi tersebut membantu pemilik usaha mengambil keputusan, mulai dari menetapkan harga hingga merencanakan pengembangan bisnis. Di sinilah peran akuntan dibutuhkan.

Akuntan adalah profesional yang mengolah, memeriksa, dan menyajikan informasi keuangan secara sistematis. Profesi ini bekerja di perusahaan, instansi pemerintah, lembaga pendidikan, hingga kantor jasa akuntan publik.

Apa Itu Akuntan dan Apa Bedanya dengan Akuntansi

Akuntan sering dianggap sebagai orang yang hanya menghitung angka. Padahal, pekerjaannya mencakup analisis informasi keuangan agar dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Akuntan juga perlu menjaga ketelitian dan sikap independen saat menjalankan tugasnya.

Menurut Suwardjono dalam buku Teori Akuntansi Perekayasaan Pelaporan Keuangan, akuntansi berkaitan dengan penyediaan informasi keuangan untuk membantu pengambilan keputusan ekonomi. Artinya, akuntan berperan menjalankan proses tersebut dalam kegiatan kerja sehari-hari. Sumber: BPFE Yogyakarta.

Akuntan dan akuntansi memiliki arti berbeda

Akuntan adalah orang yang memiliki kompetensi di bidang akuntansi. Sementara itu, akuntansi merupakan sistem pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan pelaporan transaksi keuangan.

Contohnya, pemilik toko mencatat hasil penjualan harian melalui aplikasi kasir. Akuntan kemudian dapat mengolah catatan itu menjadi laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan.

Jenis akuntan di Indonesia

Profesi akuntan memiliki beberapa bidang kerja. Pembagian ini membantu akuntan fokus pada kebutuhan organisasi atau pengguna jasa.

  1. Akuntan publik memberikan jasa audit dan jasa profesional kepada klien.
  2. Akuntan manajemen membantu perusahaan menyusun anggaran dan menilai kinerja bisnis.
  3. Akuntan pemerintah mengelola serta mengawasi informasi keuangan instansi pemerintah.
  4. Akuntan pendidik mengajar dan mengembangkan ilmu akuntansi di perguruan tinggi.

Tugas dan Tanggung Jawab Akuntan

Tugas akuntan dapat berbeda sesuai tempat kerjanya. Meski begitu, tujuan utamanya tetap sama, yaitu menghasilkan informasi keuangan yang dapat dipercaya. Informasi ini dibutuhkan manajemen, investor, pemerintah, kreditur, dan masyarakat.

Akuntan perlu memahami aturan pelaporan keuangan, perpajakan, serta pengendalian internal. Pengendalian internal adalah prosedur perusahaan untuk mengurangi risiko kesalahan dan penyalahgunaan uang. Ketelitian menjadi kemampuan dasar yang tidak bisa ditinggalkan.

Menyusun dan menganalisis laporan keuangan

Akuntan mencatat transaksi dan menyusunnya menjadi laporan keuangan. Laporan tersebut biasanya memuat informasi aset, utang, modal, pendapatan, dan beban perusahaan.

Hasil analisis akuntan dapat menunjukkan apakah sebuah usaha memperoleh laba atau justru mengalami kerugian. Dari situ, pemilik bisnis bisa meninjau kembali biaya operasional atau strategi penjualannya.

Menjaga etika dan kepercayaan

Profesi akuntan menuntut integritas, objektivitas, kompetensi, kerahasiaan, dan perilaku profesional. Prinsip tersebut tercantum dalam Kode Etik Akuntan Indonesia yang diterbitkan Ikatan Akuntan Indonesia. Sumber: Ikatan Akuntan Indonesia.

Dalam praktiknya, akuntan tidak boleh mengubah angka laporan demi membuat kondisi perusahaan terlihat lebih baik. Sikap ini melindungi pengguna laporan dari keputusan yang keliru.

Cara Menjadi Akuntan di Indonesia

Jalur menjadi akuntan dapat dimulai dari pendidikan akuntansi. Setelah itu, seseorang bisa memilih bidang kerja sesuai minat dan kompetensinya. Sertifikasi atau registrasi tertentu juga diperlukan untuk jalur profesi tertentu.

Akuntan publik memiliki ketentuan khusus karena memberikan jasa kepada masyarakat. Pemerintah mengatur profesi ini melalui Undang Undang Nomor 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik. Sumber: Pemerintah Republik Indonesia.

Menempuh pendidikan akuntansi

Program studi akuntansi memberikan dasar tentang pencatatan transaksi, pelaporan keuangan, audit, perpajakan, dan manajemen biaya. Lulusan akuntansi dapat memulai karier sebagai staf keuangan, auditor internal, analis keuangan, atau konsultan pajak.

Pemahaman teknologi juga makin diperlukan karena banyak perusahaan memakai perangkat lunak akuntansi. Namun, kemampuan membaca dan menganalisis angka tetap menjadi inti pekerjaan.

Memenuhi syarat untuk bidang profesi tertentu

Akuntan yang ingin tercatat sebagai Akuntan Beregister Negara perlu mengikuti ketentuan Kementerian Keuangan. Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 25 Tahun 2014 tentang Akuntan Beregister Negara. Sumber: Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Akuntan adalah profesi yang membantu menjaga informasi keuangan tetap jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, profesi ini tetap dibutuhkan oleh bisnis kecil, perusahaan besar, hingga lembaga pemerintah.