

Investasi untuk Mahasiswa. Ini 4 Tips Agar Disiplin Investasi
By Team Amartha Blog - 30 Sep 2021 - 3 min membaca
Investasi saat ini bisa dilakukan siapa saja, termasuk oleh mahasiswa. Investasi untuk mahasiswa kini bisa dilakukan dengan modal yang terjangkau. Berikut ini tips disiplin investasi untuk mahasiswa.
Kesadaran mahasiswa dalam mengelola keuangan merupakan langkah yang baik. Sebab, berinvestasi sejak masih mahasiswa bisa meningkatkan kepercayaan diri dan membuat semakin bersemangat.
Bahkan, jika memulai investasi sejak mahasiswa, bisa saja nilai portfolio mu akan terus meningkat nilainya tanpa kamu sadari. Karena itu, penting adanya melakukan investasi secara rutin, bahkan sejak masih mahasiswa.
Nah, berikut ini adalah beberapa tips disiplin investasi untuk mahasiswa agar dapat mencapai tujuan keuangan!
1. Periksa Pemasukan dan Pengeluaran Setiap Bulan
Tips pertama adalah memeriksa pemasukan dan pengeluaranmu setiap bulannya. Hal ini bisa dilihat mulai dari uang bulanan, jajan, pulsa, atau nongkrong. Lalu, coba hitung berapa yang sebenarnya kamu dapatkan setiap bulan. Setelah itu, kurangi dengan pengeluaran rutin.
Ada baiknya juga jika kamu mencatat pemasukan dan pengeluaran setiap bulan tersebut dalam satu buku. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah membandingkan pengeluaran untuk masing-masing pos dan mengetahui pos mana yang paling banyak biaya.
Apabila sudah, kamu tinggal meyakinkan dirimu sendiri sebelum mulai berinvestasi. Jangan sampai rencana investasi ini tiba-tiba berhenti di tengah jalan karena kamu sudah bosan melakukannya.
Baca Juga: Rekomendasi Investasi Modal Kecil untuk Mahasiswa
2. Mulai dengan Menyisihkan Uang Saku
Sebagai mahasiswa, umumnya pasti masih mendapatkan uang saku dari orang tua. Jika kamu memang ingin berinvestasi secara rutin, sebaiknya mulai sisihkan uang sakumu untuk tujuan tersebut.
Akan lebih baik juga jika kamu mencoba menjalani pekerjaan part time sambil kuliah. Dengan begitu, sebagian penghasilan dari pekerjaan part time juga bisa digunakan untuk investasi.
3. Cari Tahu Apa Tujuanmu dalam Berinvestasi
Setiap orang tentu punya tujuan yang ingin dicapai ketika memulai berInvestasi. Dengan begitu, dalam prosesnya nanti tidak ada kata malas atau berhenti berinvestasi.
Kamu harus konsisten melakukan apa yang sudah kamu mulai dari awal agar hasil akhirnya juga bagus, sesuai dengan apa yang diharapkan.
Jika memang tujuanmu berinvestasi untuk kepentingan tertentu seperti membeli rumah, maka hitunglah dulu estimasi biayanya yang akan kamu butuhkan untuk mengajukan KPR setelah lulus kuliah.
Tujuan yang jelas sudah pasti akan membantu jadi lebih semangat berinvestasi meski dalam kondisi ekonomi yang sulit sekalipun. Ketika tujuan belum tercapai, kamu pasti akan mengupayakan yang terbaik agar pencapaiannya jauh lebih cepat.
4. Pilih Instrumen Investasi yang Cocok dengan Mahasiswa
Sebagai mahasiswa, tentu dana yang kamu punya tidak banyak-banyak amat. Karena itu, sebaiknya pilih instrumen investasi dengan modal terjangkau.
Nah, salah satu instrumen investasi yang saat ini populer dan punya modal terjangkau adalah P2P Lending.
P2P Lending adalah platform yang menghubungkan antara orang yang mau meminjam dana (borrower) dan investor sebagai pemberi pinjaman (lender).
Dengan investasi P2P Lending, maka investor akan menerima pengembalian pokok pinjaman dan bunga atas pinjaman tersebut. Itu kenapa investasi P2P Lending menjadi instrumen favorit terbaru karena kemudahan dan keuntungannya.
Nah, salah satu platform P2P Lending yang aman dan tepercaya yang cocok untuk bujet mahasiswa dalam berinvestasi adalah Amartha.

Amartha adalah perusahaan pionir dalam layanan fintech P2P Lending yang menghubungkan pendana urban dengan perempuan pengusaha mikro di pedesaan.
Sejak tahun 2019, Amartha juga telah memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, Amartha pun sudah terdaftar di Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).
Tidak hanya menyalurkan modal usaha dari investor kepada perempuan tangguh pengusaha mikro, Amartha juga memberikan pendampingan usaha, pelatihan keuangan, hingga cek kesehatan gratis.
Dengan berinvestasi di Amartha sebagai pendana, para investor juga akan mendapatkan keuntungan hingga 15% per tahun dan cash flow mingguan. Apalagi, pembayaran angsurannya juga bisa bisa diambil kapan saja.
Artikel Terbaru
Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya
Artikel Terkait
Ada pertanyaan seputar artikel di blog Amartha? atau ingin mengirimkan artikel terbaik kamu untuk di publish di blog Amartha?
Hubungi Kami SEKARANG






