icon-langID
logo-amartha
Home / Blog / Pendana / Keuangan / Apa Itu Financial Minimalism?
icon-lang
icon-lang

Apa Itu Financial Minimalism?

By Team Amartha Blog - 7 Nov 2020 - 3 min membaca

Di masa pandemi Covid-19 ini, financial minimalism menjadi hal yang penting untuk dilakukan bagi semua orang. Pasalnya, financial minimalism adalah filosofi yang dapat membantu kamu dalam menemukan kebebasan finansial.

Pada dasarnya, financial minimalism adalah sebuah filosofi yang tak sekadar bertujuan untuk menata kondisi finansial pribadi. Lebih dari itu, konsep hidup ini juga diciptakan untuk membantu setiap orang melepaskan diri dari stres dan rasa takut akibat hal-hal yang bersifat duniawi.

Sama seperti kebebasan finansial, konsep ini dapat membantu kamu untuk terbebas dari rasa takut, masalah keuangan, stres, rasa bersalah, ataupun kecemasan atas tindakan berlebihan yang dilakukan oleh diri sendiri. Pada akhirnya, ini berarti kebebasan untuk memilih, karena ketika pengelolaan keuangan menjadi lebih sederhana, kamu pun punya banyak ruang untuk melakukan hal lainnya dalam hidup.

Cara Mengatur Keuangan di Tengah Serangan Corona

Nah, agar dapat menjalankan konsep financial minimalism, ada baiknya kamu melakukan beberapa hal berikut:

  • Mulailah dengan langkah yang konkret. Pada dasarnya untuk memperbaiki kondisi finansial haruslah dimulai dengan langkah nyata, seperti mengurangi pengeluaran sampai 30 persen ataupun menyisihkan pendapatan untuk ditabung setiap bulan.
  • Ambil keputusan finansial dengan cermat dan hati-hati. Ini berarti kamu tidak boleh menghabiskan uang sesuai keinginan, agar finansial tetap aman. Kamu perlu memastikan bahwa semua kebutuhanmu telah terpenuhi sebelum menggunakan uang untuk membeli barang-barang yang diinginkan.
  • Berkomitmen untuk menjalankan filosofi tersebut. Tidak dapat dipungkiri bahwa konsep financial minimalism akan membuat kamu lebih hemat dan hidup sederhana. Meski begitu, hal itu tentu akan membuatmu jenuh karena tidak bisa membeli barang-barang yang kamu inginkan. Karena itu, komitmen sangat dibutuhkan agar tidak lalai karena godaan sesaat.
  • Menyeimbangkan kehidupan. Terus menerus membandingkan hidupmu dengan orang lain itu tidak baik dan menciptakan tekanan sosial yang tidak sehat. Financial minimalism berarti mempunyai gaya hidup seimbang, mengetahui di mana kamu berada dan apa yang tepat untukmu.
  • Menemukan kebahagiaan untuk diri sendiri. Pada dasarnya, kebahagiaan tidak hanya bersumber dari harta semata. Jadi, kamu tak perlu membandingkan pencapaian diri sendiri dan orang lain. Temukanlah kebahagiaan yang sederhana tanpa memprioritaskan materi.

Perlu kamu tahu, menjadi minimalis bukan berarti hidup sengsara. Semua hal itu membutuhkan proses, termasuk saat kamu ingin menerapkan financial minimalism. Efek dari menjalani financial minimalism pun bisa dirasakan pada keuanganmu nantinya. Pengelolaan uang menjadi lebih baik dan bisa menabung atau berinvestasi lebih banyak.

Salah satu instrumen investasi masa kini yang patut kamu coba adalah dengan bergabung menjadi pendana di Amartha. Pasalnya, dengan menjadi pendana bagi para perempuan pengusaha mikro mitra Amartha, kamu berarti telah berpartisipasi menciptakan dampak sosial yang nyata berupa kesejahteraan merata loh. 

Selain itu, kamu juga akan mendapatkan keuntungan hingga 15% per tahun dan cash flow mingguan. Apalagi, pembayaran angsurannya juga bisa bisa diambil kapan saja.

Tags:

Artikel Terkait

Investasi jangka panjang

Investasi Jangka Panjang yang Efektif, Kenapa dan Bagaimana Caranya?

Keuangan
Strategi diversifikasi

Strategi Diversifikasi: Cara Cerdas Lindungi & Kembangkan Aset

Keuangan
investasi emas

Investasi Emas 2026 Masih Untung? Ini Risiko dan Cara Diversifikasi yang Lebih Cuan

Keuangan
aset lancar apa saja

Aset Lancar Apa Saja? Kenali Jenis, Contoh, dan Manfaatnya

Keuangan

Ada pertanyaan seputar artikel di blog Amartha? atau ingin mengirimkan artikel terbaik kamu untuk di publish di blog Amartha?

Hubungi Kami SEKARANG

https://access.amartha.com/uploads/invite_a21debce13.png