9 Naga Indonesia: Sejarah, Tokoh, dan Pengaruhnya dalam Ekonomi
01 Oct 2026 • 7 min read

Istilah 9 Naga Indonesia atau Sembilan Naga sering digunakan untuk menggambarkan kelompok pengusaha keturunan Tionghoa yang memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian dan dunia bisnis Indonesia. Istilah ini terutama dikaitkan dengan para pengusaha yang memiliki hubungan dekat dengan pemerintahan pada masa Orde Baru.
Meski sering disebut sebagai kelompok yang terdiri dari sembilan orang, tidak ada daftar resmi yang memastikan siapa saja anggota Sembilan Naga. Sejumlah nama pengusaha kerap disebut dalam berbagai sumber, tetapi keanggotaan mereka tidak pernah dikonfirmasi secara resmi.
Apa Itu 9 Naga Indonesia?
9 Naga Indonesia merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut kelompok pengusaha berpengaruh di Indonesia, terutama yang memiliki hubungan dengan pemerintahan Orde Baru.
Istilah tersebut juga dikenal dengan sebutan "Gang of Nine". Pada awal kemunculannya, istilah ini memiliki konotasi negatif dan misterius. Kelompok tersebut dikaitkan dengan sejumlah aktivitas bisnis ilegal seperti perjudian, narkoba, dan penyelundupan serta dianggap memiliki perlindungan dari pihak berwenang.
Setelah berakhirnya Orde Baru, makna istilah Sembilan Naga mengalami perubahan. Sebutan tersebut kemudian lebih sering digunakan untuk menggambarkan pengusaha atau konglomerat yang memiliki kekuatan ekonomi dan jaringan bisnis besar di Indonesia.
Sejarah 9 Naga Indonesia
Istilah Sembilan Naga mulai dikenal pada masa Orde Baru, ketika hubungan antara pemerintah dan pengusaha berkembang sangat erat.
Pada periode tersebut, sejumlah pengusaha memiliki kesempatan untuk mengembangkan bisnis di berbagai sektor. Hubungan antara kelompok bisnis dan pemerintah kemudian menjadi salah satu karakteristik penting dalam perkembangan ekonomi Indonesia pada masa itu.
Sembilan Naga kemudian sering dikaitkan dengan konsentrasi kekuatan ekonomi pada sejumlah kelompok usaha besar. Setelah era Orde Baru berakhir, istilah tersebut tetap digunakan, tetapi maknanya menjadi lebih luas dan tidak lagi terbatas pada kelompok tertentu.
Siapa Saja yang Disebut 9 Naga Indonesia?
Tidak terdapat daftar resmi yang menentukan sembilan orang yang menjadi anggota Sembilan Naga. Wikipedia mencatat bahwa tidak ada sumber atau bukti konklusif yang dapat mengidentifikasi anggota kelompok tersebut secara pasti.
Namun, sejumlah nama pengusaha sering disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan istilah Sembilan Naga.
1. Robert Budi Hartono
Robert Budi Hartono merupakan salah satu nama yang sering dikaitkan dengan Sembilan Naga. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh utama di balik Djarum Group.
Kelompok bisnis Djarum berkembang tidak hanya di industri rokok, tetapi juga memiliki kepentingan di berbagai sektor, termasuk perbankan dan investasi.
2. Anthoni Salim
Anthoni Salim merupakan pengusaha yang dikenal sebagai salah satu tokoh utama Salim Group.
Salim Group memiliki bisnis yang tersebar di berbagai sektor. Nama Anthoni Salim juga sering muncul dalam pembahasan mengenai konglomerat dan kelompok pengusaha besar di Indonesia.
3. Tahir
Tahir merupakan pendiri Mayapada Group dan salah satu pengusaha yang sering dikaitkan dengan Sembilan Naga.
Mayapada Group memiliki bisnis di berbagai bidang, termasuk jasa keuangan, properti, kesehatan, dan sektor lainnya.
4. Sugianto Kusuma atau Aguan
Sugianto Kusuma, yang lebih dikenal dengan nama Aguan, merupakan pengusaha di sektor properti dan dikenal sebagai salah satu tokoh utama Agung Sedayu Group.
Namanya juga kerap muncul dalam pembahasan mengenai Sembilan Naga Indonesia.
5. Tomy Winata
Tomy Winata dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis yang berada di balik Artha Graha Group.
Namanya sering dikaitkan dengan istilah Sembilan Naga. Namun, Tomy Winata sendiri pernah membantah keterlibatannya dalam kelompok tersebut dan menyebut label tersebut sebagai imajinasi yang merugikan.
6. James Riady
James Riady merupakan salah satu tokoh utama Lippo Group.
Lippo berkembang sebagai kelompok usaha besar yang memiliki kepentingan di berbagai sektor, sehingga nama James Riady juga sering muncul dalam daftar pengusaha yang dikaitkan dengan Sembilan Naga.
7. Rusdi Kirana
Rusdi Kirana dikenal sebagai pendiri Lion Air Group bersama saudaranya, Kusnan Kirana.
Bisnis Lion Air berkembang menjadi salah satu kelompok usaha besar di sektor penerbangan Indonesia. Rusdi Kirana juga termasuk nama yang disebut dalam daftar pengusaha yang sering dikaitkan dengan Sembilan Naga.
8. Edwin Soeryadjaya
Edwin Soeryadjaya merupakan salah satu tokoh bisnis Indonesia dan dikenal melalui Saratoga Investama Sedaya.
Ia juga termasuk nama yang disebut dalam pembahasan mengenai Sembilan Naga Indonesia.
9. Jogi Hendra Atmadja
Jogi Hendra Atmadja merupakan salah satu tokoh bisnis yang dikenal melalui Mayora Group.
Namanya tercantum dalam daftar pengusaha yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan istilah Sembilan Naga.
Mengapa Daftar 9 Naga Bisa Berbeda?
Salah satu hal penting dalam memahami istilah Sembilan Naga adalah bahwa tidak ada keanggotaan resmi.
Wikipedia mencantumkan banyak nama pengusaha yang pernah disebut dalam kaitannya dengan Sembilan Naga. Selain sembilan nama di atas, terdapat pula nama seperti Peter Sondakh, Prajogo Pangestu, Franky Widjaja, Low Tuck Kwong, Hary Tanoesoedibjo, Chairul Tanjung, Sukanto Tanoto, dan sejumlah pengusaha lainnya.
Karena itu, daftar "9 Naga Indonesia" yang beredar di media dapat berbeda antara satu sumber dengan sumber lainnya.
Dengan kata lain, istilah 9 Naga lebih tepat dipahami sebagai label untuk menggambarkan kelompok pengusaha yang dianggap memiliki pengaruh ekonomi besar, bukan organisasi formal dengan sembilan anggota tetap.
Apa Pengaruh 9 Naga terhadap Ekonomi Indonesia?
Pengaruh kelompok yang sering dikaitkan dengan Sembilan Naga terlihat dari keterlibatan mereka dalam berbagai sektor ekonomi.
Beberapa sektor yang sering dikaitkan dengan kelompok pengusaha tersebut antara lain:
- Perbankan
- Properti
- Manufaktur
- Ritel
- Transportasi
- Energi
- Perkebunan
- Teknologi
- Media
- Jasa keuangan
Konsentrasi bisnis tersebut membuat kelompok pengusaha besar memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi Indonesia.
Di satu sisi, investasi dan ekspansi bisnis mereka dianggap berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan pekerjaan, dan pengembangan berbagai industri. Di sisi lain, konsentrasi kekuatan ekonomi pada kelompok usaha tertentu juga menimbulkan kekhawatiran mengenai monopoli, kesenjangan ekonomi, dan persaingan usaha.
Apakah 9 Naga Indonesia Masih Ada?
Istilah Sembilan Naga masih digunakan hingga sekarang untuk menggambarkan pengusaha atau konglomerat yang dianggap memiliki pengaruh besar dalam perekonomian Indonesia.
Namun, penting untuk membedakan antara istilah Sembilan Naga dengan sebuah organisasi resmi. Tidak ada bukti bahwa terdapat organisasi formal bernama Sembilan Naga yang memiliki sembilan anggota tetap.
Perubahan struktur ekonomi Indonesia juga membuat daftar nama yang dikaitkan dengan istilah tersebut dapat berubah dari waktu ke waktu.
Kesimpulan
9 Naga Indonesia atau Sembilan Naga merupakan istilah yang memiliki sejarah panjang dalam pembahasan mengenai kekuatan ekonomi dan politik di Indonesia. Istilah ini awalnya muncul pada era Orde Baru dan memiliki konotasi negatif karena dikaitkan dengan bisnis ilegal serta kedekatan dengan kekuasaan.
Setelah Orde Baru berakhir, maknanya bergeser menjadi istilah yang lebih luas untuk menggambarkan pengusaha dan konglomerat yang memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian Indonesia.
Beberapa nama yang sering dikaitkan dengan Sembilan Naga antara lain Robert Budi Hartono, Anthoni Salim, Tahir, Sugianto Kusuma (Aguan), Tomy Winata, James Riady, Rusdi Kirana, Edwin Soeryadjaya, dan Jogi Hendra Atmadja. Namun, daftar tersebut tidak dapat dianggap sebagai daftar resmi karena keanggotaan Sembilan Naga tidak pernah dikonfirmasi secara definitif.
Sumber utama: Wikipedia Bahasa Indonesia – Sembilan Naga











