Loading...
Loading...

Emas palsu dapat menyerupai warna dan bentuk perhiasan asli, terutama jika memakai lapisan berwarna kuning. Karena itu, pemeriksaan sebaiknya tidak hanya mengandalkan tampilan luar. Cara cek emas asli atau palsu dapat dimulai dari pemeriksaan fisik, lalu dilanjutkan ke pengujian profesional bila nilainya cukup besar.
Perlu diingat, beberapa tes rumahan hanya memberi petunjuk awal. Hasil paling akurat tetap berasal dari alat uji kadar emas atau pemeriksaan di tempat tepercaya.
Emas asli biasanya memiliki ciri fisik yang cukup konsisten, seperti warna, cap kadar, dan bobotnya. Namun, satu ciri saja belum cukup untuk membuktikan keaslian barang. Penjual nakal dapat meniru cap kadar atau melapisi logam lain dengan warna menyerupai emas.
Perhiasan juga sering dicampur logam lain agar lebih kuat. Campuran ini membuat warna dan beratnya dapat berbeda dari emas murni, sehingga pembeli perlu melihat beberapa tanda sekaligus.
Jika ragu, jangan terburu-buru membeli hanya karena harganya lebih murah. Harga yang jauh di bawah pasaran patut menjadi alasan untuk memeriksa barang lebih teliti.
Perhiasan emas umumnya memiliki cap kadar, misalnya 375, 420, 700, atau 750. Angka 750 menunjukkan kandungan emas sekitar 75 persen, yang dikenal pula sebagai emas 18 karat. Cap ini biasanya berada di bagian dalam cincin, pengait kalung, atau belakang anting.
Meski begitu, cap kadar dapat dipalsukan. Pastikan bentuk tulisan tampak rapi, tidak mudah terhapus, dan sesuai dengan keterangan dari penjual.
Warna emas cenderung stabil dan tidak mudah memudar pada bagian yang sering bergesekan. Periksa area dekat pengait, sisi cincin, atau bagian bawah gelang karena lapisan emas palsu sering terkikis di titik tersebut. Jika terlihat warna perak, kemerahan, atau kehitaman dari bawah lapisan kuning, barang itu perlu dicurigai.
Namun, emas putih dan emas rose gold memang memiliki warna berbeda karena campuran logamnya. Karena itu, warna perlu dinilai bersama cap kadar dan hasil pengujian lain.
Pemeriksaan di rumah dapat membantu menyaring barang yang mencurigakan sebelum dibawa ke toko emas. Gunakan cara yang tidak merusak perhiasan, terutama bila barang masih baru atau memiliki batu permata. Hindari menggosok terlalu keras, menggigit emas, atau memakai bahan kimia tanpa pengalaman.
Uji magnet dan pemeriksaan berat dapat dilakukan dengan alat sederhana. Sementara itu, uji asam sebaiknya dikerjakan oleh petugas karena dapat meninggalkan bekas pada perhiasan.
Berikut beberapa langkah awal yang bisa dilakukan.
Tes magnet hanya membantu mendeteksi beberapa jenis logam dasar. Ada pula logam palsu yang tidak tertarik magnet, sehingga hasil tes ini tidak bisa menjadi bukti tunggal. Gunakan hasilnya bersama pemeriksaan cap, warna, dan bobot.
Menggigit emas berisiko merusak gigi dan tidak memberi hasil yang akurat. Menggores perhiasan pada keramik atau benda kasar juga dapat merusak lapisan luar. Cara cek emas asli atau palsu yang lebih aman adalah membawa barang ke toko emas, Pegadaian, atau laboratorium pengujian logam.
Pengujian profesional diperlukan saat membeli emas batangan, perhiasan bernilai tinggi, atau barang tanpa surat. Petugas dapat menilai kadar emas dengan metode yang lebih terukur. Hasilnya membantu pembeli mengetahui nilai barang secara lebih adil.
Salah satu alat yang sering digunakan adalah XRF atau X-ray fluorescence. Alat ini membaca unsur logam melalui respons sinar-X dan dapat membantu mengidentifikasi komposisi material. Menurut Douglas A. Skoog dalam Principles of Instrumental Analysis, analisis XRF digunakan untuk mengenali unsur berdasarkan radiasi sinar-X khas yang dipancarkan sampel. (Sumber: Cengage Learning)
Mintalah hasil pemeriksaan tertulis bila emas akan dipakai untuk investasi, dijual kembali, atau dijadikan jaminan. Simpan pula nota pembelian, sertifikat, dan kemasan asli sebagai bukti pendukung.
Toko emas yang memiliki reputasi baik biasanya menyediakan layanan pemeriksaan kadar dan taksiran. Pegadaian juga dapat membantu menaksir nilai emas berdasarkan kondisi, berat, dan kadar barang. Sebelum menyerahkan perhiasan, tanyakan biaya layanan serta metode pengujiannya.
Emas batangan resmi umumnya memiliki informasi berat, kadar, nomor seri, dan identitas produsen. Cocokkan nomor seri pada kemasan dengan data sertifikat yang tersedia. Kemasan rusak atau nomor seri yang tidak sesuai perlu diperiksa langsung kepada produsen atau penjual resmi.