icon-langID
logo-amartha
Home / Blog / Mitra / Tips Bisnis / Bingung Memulai Bisnis? Berikut Cara Belajar Bisnis Pemula
icon-lang
icon-lang

Bingung Memulai Bisnis? Berikut Cara Belajar Bisnis Pemula

By Tim Blog Amartha - 19 Jun 2024 - 3 min membaca

Sebelum memulai usaha, alangkah baiknya kamu belajar bisnis pemula terlebih dahulu. Meskipun sebuah langkah yang baik, membuka bisnis bukan suatu perkara yang mudah dilakukan. Jadi, kamu membutuhkan bekal yang cukup agar nantinya bisnis tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Selain membutuhkan dana, modal usaha lainnya yang harus dikantongi yaitu pengetahuan dan keahlian dalam berbisnis. Pasalnya, ada banyak sekali pebisnis di luar sana yang akan menjadi kompetitormu. Jadi, kamu harus mempersiapkan diri agar bisnismu bisa bersaing dengan mereka.

Cara Belajar Bisnis Pemula Agar Sukses

Sebagai pebisnis pemula, ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari dana, pengetahuan, serta keterampilan. Agar sukses dalam menjalani bisnis, berikut cara belajar bisnis bagi pemula yang dapat kamu coba:

1. Bentuk Mindset Bisnis

Hal paling awal yang harus kamu persiapkan sebelum menjadi pebisnis yaitu membentuk mindset bisnis. Perlu disadari bahwa bisnis tidak akan selalu memberikan keuntungan, suatu saat pasti ada masa ketika kamu sedang rugi. 

Selain itu, perjalanan dalam membangun bisnis tidak akan selalu mulus. Pasti akan ada selalu hambatan dan rintangan yang dihadapi. Seringkali situasi di lapangan tidak sesuai dengan rencana. Nah, kamu harus siap menghadapi hal itu saat menjalankan bisnis dan mempersiapkan solusinya.

2. Mulai dari Hal yang Disukai

Dalam memulai usaha, kamu bisa mulai dari hal yang paling kamu sukai terlebih dahulu. Dengan melakukan hal yang kamu sukai, pastinya kamu akan lebih paham mengenai bidang tersebut. Selain itu, pekerjaan apapun yang dikerjakan dengan sepenuh hati biasanya akan memberikan hasil yang lebih maksimal. 

Misalnya, kamu memiliki hobi memasak, kamu bisa mulai dengan membuka warung makan sederhana di rumah. Selain itu, kamu juga bisa menerima katering makanan, menjual berbagai macam peralatan memasak, atau bisnis lainnya yang berkaitan erat dengan memasak.

Melakukan pekerjaan yang sesuai dengan hobi juga dapat mempermudah kamu bila nanti menemukan tantangan tertentu. Kamu akan lebih mudah menemukan solusi yang tepat untuk permasalahan tersebut.

3. Lihat Peluang Bisnis

Selain mulai dari hobi, kamu juga bisa memulai usaha dengan melihat peluang yang ada di sekitar. Kamu bisa melihat kira-kira bisnis apa yang berpotensi di lingkungan tempat tinggalmu. 

Misalnya, di sana masih belum ada warung sembako. Satu-satunya warung sembako yang tersedia jaraknya cukup jauh. Nah, ini bisa jadi peluang bisnis yang baik untuk dicoba. Kamu bisa mulai membuka warung sembako untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di sekitar tempat tinggalmu. 

Kamu bisa mulai membuka warung sembako di halaman rumah dengan produk yang inti terlebih dahulu, seperti beras, minyak, gula, dan sebagainya. Bila sudah maju, kamu bisa menambah jenis produk lainnya agar warung kamu semakin lengkap.

4. Fokus pada Satu Peluang

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh pebisnis pemula yaitu kurang fokus terhadap satu bisnis. Saat belajar bisnis pemula, sangat dianjurkan untuk fokus terlebih dahulu pada satu peluang. 

Seiring perkembangan teknologi, mungkin kamu melihat banyak hal seolah-olah merupakan peluang yang baik. Hal ini membuat kamu bingung harus mengambil peluang yang mana. Alhasil, kamu mencoba peruntungan dalam beberapa peluang tersebut dalam waktu yang bersamaan. Hal seperti ini kurang direkomendasikan bagi pebisnis pemula.

Cobalah fokus terlebih dahulu pada satu peluang saja. Dengan begitu, semua ide dan pikiran akan terfokus untuk mengembangkan bisnis tersebut. Hal ini juga mempermudah kamu dalam mengeksekusi ide-ide yang muncul agar lebih terarah.

5. Pelajari Banyak Hal Tentang Bisnis

Bisnis merupakan pengetahuan yang luas. Ada banyak yang harus kamu pahami dalam belajar bisnis pemula. Oleh karena itu, kamu harus bersedia mempelajari banyak hal yang berkaitan dengan bisnis. Mulai dari konsep bisnis, perhitungan modal, laba, kerugian, risiko, dan lain sebagainya. 

Kamu bisa mempelajarinya dengan mengikuti seminar kewirausahaan atau membaca buku-buku yang membahas bisnis sebagai supporting. Dengan begitu, kamu bisa belajar dari pengalaman para suhu tentang bagaimana mereka mengembangkan bisnisnya hingga sukses.

6. Belajar Membuat Business Plan, Perhitungan Modal & Omset

Salah satu pengetahuan paling dasar yang harus dimiliki oleh seorang pebisnis yaitu perencanaan bisnis, perhitungan modal, dan omset. Ketiga pengetahuan tersebut merupakan bekal utama saat belajar bisnis pemula agar kamu bisa menjalankan usaha dengan benar.

Perencanaan bisnis dibutuhkan agar kamu tahu kemana arah bisnis tersebut di masa depan. Jadi, bisnis tersebut akan lebih terarah dan tidak melebar kemana-mana. 

Sementara itu, perhitungan modal dan omset dibutuhkan agar kamu bisa memperhitungkan keuntungan dari bisnis yang dikelola. Misalnya, seperti perhitungan profit, BEP, profit setelah pajak, dan sebagainya. Tanpa perhitungan ini, bisnis yang kamu kelola lebih rentan mengalami kerugian.

7. Analisis Kompetitor

Perlu disadari bahwa bukan hanya kamu yang menjalani bisnis tersebut. Sudah banyak pebisnis lainnya yang sudah mencuri start duluan dan mungkin lebih unggul. Oleh karena itu, kamu harus menganalisis kekuatan mereka agar bisa bersaing dengan saat.

Seandainya kamu ingin bersaing dengan kompetitor yang sudah besar, kamu harus memiliki nilai yang lebih unik dan pelayanan yang lebih baik tentunya. Selain itu, produk yang ditawarkan harus kreatif dan menawarkan kelebihan yang tidak dimiliki oleh kompetitor.

8. Promosi dengan Cara yang Tepat

Memulai usaha tanpa promosi rasanya akan sedikit sulit untuk bisa dikenal oleh konsumen. Oleh karena itu, kamu harus membuat sebuah gebrakan yang menarik melalui promosi ini. Terlebih saat ini banyak media yang bisa kamu manfaatkan untuk melakukan promosi, baik secara berbayar ataupun gratis. 

Dengan cara ini, bisnis kamu tidak hanya dikenal oleh pelanggan, tetapi juga dapat menarik minat mereka sehingga meningkatkan penjualan. Agar lebih mantap, kamu juga bisa mempelajari berbagai strategi promosi online sebagai supporting bisnis.

Pasalnya, strategi marketing ini sudah sangat umum dilakukan. Dengan memanfaatkan teknologi untuk promosi bisnis, kamu bisa meningkatkan daya saing dengan kompetitor dan tidak ketinggalan zaman.

9. Tunjukan Konsep Bisnis yang Menarik Bagi Investor

Percayalah bahwa tidak ada investor yang akan tertarik dengan konsep bisnis yang kurang meyakinkan. Oleh karena itu, kamu harus mampu menunjukkan konsep bisnis yang menarik dan menguntungkan bagi mereka. 

Sebagai permulaan, kamu bisa menjalankan bisnis dengan modal seadanya terlebih dahulu tetapi dapat memberi bukti nyata bagi investor. Dengan begitu, para investor akan mencari kamu untuk berinvestasi pada bisnismu.

10. Evaluasi Bisnis

Perlu disadari bahwa saat belajar bisnis pemula pasti akan melakukan 99% kesalahan. Namun, tidak perlu khawatir karena ini adalah hal yang wajar. Justru setelah melalui trial and error, kamu bisa lebih paham mengenai kelebihan dan kekurangan produk di mata konsumen. 

Semua kegagalan yang dialami pada saat mengembangkan bisnis dapat dijadikan sebagai bahan pelajaran untuk perencanaan bisnis selanjutnya. Setiap gagal, lakukan evaluasi hingga kamu menemukan strategi yang paling sesuai.

Apa Itu Pinjaman Kelompok Amartha

Selain mengikuti berberapa tips dan strategi yang sudah dipaparkan, kamu juga bisa mendapat referensi yang membuatmu semakin siap memulai bisnis. Misalnya, mempersiapkan modal awal sebagai hal utama yang perlu kamu lakukan.

Bicara tentang modal awal, ada berbagai cara untuk mencari modal awal, salah satu alternatif yang cocok untukmu yakni menggunakan pinjaman kelompok dari Amartha.

Dengan pinjaman ini, maka kamu bisa dapatkan modal usaha untuk dipakai secara produktif. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan pendampingan UMKM, sehingga perjalanan bisnismu dapat menjadi lebih lancar dan terkendali.

Ada berbagai keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan pinjaman kelompok ini, yaitu sebagai berikut:

1. Pengajuan pinjaman mudah

2. Pengajuan dilakukan secara berkelompok, dengan risiko yang sudah terukur

3. Pencairan dana dapat diproses dengan cepat, serta tidak ada potongan untuk biaya administrasi.

4. Akan mendapat pendampingan bekala untuk UMKM, dengan layanan yang amanah dan ramah untukmu

Wah, ternyata cukup banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari pinjaman kelompok ini. Untuk proses pinjaman modal usaha, kamu dapat melakukannya dengan mengikuti langkah berikut:

1. Membentuk kelompok dengan jumlah 15 sampai 25 orang yang memiliki domisili berdekatan.

2. Melakukan pendaftaran profil usaha, supaya nantinya bisa melakukan proses verifikasi. Lalu, setiap calon mitra diberikan skor kredit dan angka atau jumlah pinjaman yang telah disetujui.

3. Melakukan akad kredit antara mitra dengan petugas dari Amartha untuk proses pencairan dana, sesuai dengan jumlah pinjaman yang disepakati.

4. Melakukan pertemuan kelompok mingguan yang telah difasilitasi oleh Amartha. Ini dilakukan sepanjang masa peminjaman modal usaha.

Mau dapat keuntungan lebih besar? Kamu juga bisa menjadi agen Amartha, loh. Dapatkan berbagai informasi lebih lanjut di sini dan maksimalkan usaha yang menjanjikan.

Bagaimana? Mudah, bukan? Jangan tunda lagi, segera daftarkan dirimu untuk menjadi mitra Amartha sekarang!

Artikel Terkait

belajar bisnis pemula

Bingung Memulai Bisnis? Berikut Cara Belajar Bisnis Pemula

Tips Bisnis
Fixed cost adalah

Fixed Cost Adalah: Pahami Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya

Tips Bisnis
bisnis idul adha

7 Peluang Ide Bisnis Idul Adha Paling Menguntungkan

Tips Bisnis
cara menghitung HPP

Begini Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) dengan Mudah!

Tips Bisnis

Ada pertanyaan seputar artikel di blog Amartha? atau ingin mengirimkan artikel terbaik kamu untuk di publish di blog Amartha?

Hubungi Kami SEKARANG

https://access.amartha.com/uploads/invite_a21debce13.png