Memodernisasi Keuangan Mikro bagi Masyarakat di Sektor Ekonomi Informal dan Piramida Terbawah
Slider

Tentang Kami

Slider

Kami berdiri pada tahun 2010 sebagai microfinance yang bermisi menghubungkan pelaku usaha mikro dengan pemodal secara online.

Cerita kami berawal dari banyaknya pengusaha mikro yang sulit mendapatkan modal usaha akibat keterbatasan jaminan, fluktuasi pendapatan, dan ketiadaan sejarah kredit. Namun, dengan teknologi yang tepat dan semangat gotong royong, kami percaya mereka dapat menjadi peminjam yang berkualitas. Di sisi lain, berinvestasi dalam usaha mikro terbukti menciptakan dampak sosial.

Kami percaya kemudahan dalam mendapatkan akses permodalan untuk usaha mikro dapat berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat piramida bawah, membangun ketahanan ekonomi, dan mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia.

Leadership

Amartha dipimpin oleh tim yang sangat bersemangat untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih inklusif.

intersection-10

Aria Widyanto

Chief Risk and Sustainability Officer

Aria percaya bahwa segmen mikro dapat dimodernisasi melalui teknologi. Sebelumnya, Aria berkarir di Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ dan Citibank. Aria menerima penghargaan YSEALI dari Presiden Barrack Obama pada tahun 2015 dan International Alumni Impact Award pada tahun 2017. Aria memperoleh gelar Sarjana dari Universitas Gadjah Mada dan MSc dari Nanyang Technological University juga University of Wales.

intersection-3

Andi Taufan Garuda Putra

Founder & CEO

Taufan mendirikan Amartha pada tahun 2010. Taufan telah menerima beragam penghargaan, di antaranya: Entrepreneur of the Year Finalist, EY; Satu Indonesia Award, Astra; Laureate Global Fellow, International Youth Foundation; Ganesha Innovation Champion Awards, Alumni ITB. Taufan memperoleh gelar MPA dari Harvard Kennedy School dan Sarjana Bisnis dari Institut Teknologi Bandung.

intersection-7

Hadi Wenas

Chief Commercial Officer

Di dunia teknologi, nama Hadi Wenas sudah tak asing lagi. Berbekal 18 tahun pengalaman di perusahaan startup dan multinasional, “Arek Suroboyo” ini sukses membangun Zalora, aCommerce dan Matahari.com. Lulusan S2 Ilmu Komputer dari Stanford University ini bertekad mewujudkan mimpinya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi perempuan tangguh desa di Indonesia bersama Amartha.

intersection-6

Rahmat Bagas Santoso

Chief Technology Officer

Malang melintang di bidang teknologi informasi sudah dilakoninya sejak 15 tahun lalu. Bagas telah bekerja di Jerman selama lebih dari 6 tahun untuk perusahaan teknologi seperti Fraunhofer dan Wordline Global. Lulusan University of Kaiserslautern untuk gelar M.Sc Informatik ini memiliki kesamaan visi dan misi Amartha untuk melihat Indonesia yang semakin sejahtera melalui teknologi keuangan.

intersection-8

Medi Triyanto

VP of Operations

Medi memiliki keahlian dalam bidang IT Operations dengan pengalaman bekerja di industri teknologi finansial. Medi memegang gelar Sarjana Teknik Sipil dari Institut Teknologi Bandung, dan gelar MM dari Universitas Indonesia.

intersection-9

Ramdhan A

VP of Finance

Ramdhan adalah seorang entrepreneur dan akuntan profesional yang telah berpengalaman menangani aspek keuangan dari berbagai industri. Sebelum bergabung dengan Amartha, Ramdhan adalah Managing Partner dari Mika Trikarya Indonesia. Ramdhan memegang gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia.

Media Coverage

#LIFEATAMARTHA
Join us to build a more prosperous
Indonesia from the bottom of the pyramid
Slider
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Not readable? Change text. captcha txt