UMKMMungkin tidak banyak masyarakat Indonesia yang menyadari seberapa banyak jumlah pelaku UMKM di Indonesia? Seberapa besar peran mereka dan kontribusinya dalam perekonomian Indonesia? serta seberapa besar penyerapan tenaga kerjanya?

Nah, tahukah kamu? Di Indonesia terdapat sekitar 57,9 juta pelaku UMKM, dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 58,92%, serta kontribusi dalam penyerapan tenaga kerja sebesar 97,30%. (merdeka.com)

Dilihat dari presentasenya, cukup besar juga ya kontribusi sektor UMKM ini dalam mendorong ekonomi bangsa. Maka sudah barang tentu, bahwa penting untuk mengajak para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi “melek” dan cerdas secara finansial. Mengapa UMKM? Dan, mengapa perlu melek dan cerdas secara finansial?

Yuk kita simak penjelasan lebih lanjut penjelasan dari Financial Wisdom yang disampaikan oleh Eko P. Pratomo tentang fakta UMKM dan kontribusinya dalam membangun ekonomi bangsa berikut:

[caption id="attachment_1532" align="aligncenter" width="940"]Berkat Dorongan Modal dari Amartha, Dede Sukses Membuka Warung Makan Berkat Dorongan Modal dari Amartha, Dede Sukses Membuka Warung Makan[/caption]

Sebagai ibu rumah tangga Dede (45 tahun) memiliki kewajiban untuk mengurus keluarganya, mulai dari menyelesaikan semua pekerjaan rumah hingga mendidik anak-anak. Namun keadaan ekonomi mendesak Dede untuk ikut terjun membantu sang suami mencari nafkah, bukan hanya agar dapur tetap mengepul tapi juga untuk biaya anak sekolah.

Saya dari dulu nggak bisa diem neng, pengennya kerja, kerja, kerja, biar ada pemasukan terus,” ujar Dede saat ditanya mengapa ia memutuskan untuk bekerja.

Perjuangan Dede dimulai dari usaha menjual aneka gorengan. Usaha ini ia pilih karena Dede sendiri minim ketrampilan, ia hanya memiliki keahlian memasak yang kemudian ia pilih sebagai jalan untuk menuai pundi-pundi rupiah. Di benaknya juga, ia ingin memulai sebuah usaha yang tidak membutuhkan modal yang besar, karena memang saat itu ia tidak memiliki cukup dana. Jadilah usaha gorengan yang hanya membutuhkan modal sekitar Rp 250 Ribu.