FREQUENTLY ASKED QUESTIONS



GENERAL


1. Apakah peer-to-peer (P2P) lending itu?

Peer-to-peer (P2P) lending platform adalah sebuah produk inovasi dalam teknologi keuangan (fintech) yang berupa marketplace untuk menghubungkan pengusaha mikro dan UKM yang memerlukan pembiayaan dengan para investor yang ingin mendanai usaha tersebut berdasarkan pertimbangan profil risiko dan imbal hasil yang sesuai.

Amartha adalah perusahaan teknologi yang berfungsi sebagai penyedia layanan peer-to-peer tersebut. Dengan P2P, kami memanfaatkan teknologi untuk mendekatkan peminjam dan investor agar biaya operasional dapat diturunkan, sehingga menciptakan model bisnis yang lebih efisien. Dengan demikian, kami memastikan peminjam menikmati rate pembiayaan yang lebih baik serta investor akan mendapatkan imbal hasil yang lebih menguntungkan dibanding dengan investasi pada instrumen finansial konvensional seperti deposito dan tabungan.

2. Apakah Group Lending itu?

Group Lending adalah sebuah model pembiayaan yang diadopsi dari Grameen Bank di Bangladesh yang didirikan oleh Profesor Muhamman Yunus, pemenang Nobel Perdamaian tahun 2006. Dalam sistem Group Lending, calon peminjam perorangan diwajibkan untuk membentuk satu kelompok kecil yang terdiri dari lima orang dan bergabung dalam satu majelis atau kelompok yang lebih besar, biasanya terdiri dari 15 hingga 20 orang. Dengan konsep ini setiap anggota bertanggung jawab untuk melakukan tanggung renteng atau menanggung risiko jika salah satu dari anggota kelompoknya gagal bayar. Dengan demikian, masing-masing individu akan saling mengawasi dan menyeleksi kalitas anggota dalam kelompoknya.

3. Apa yang membuat Amartha unik?

Investor Amartha baik individu maupun institusional (perusahan) sebagian besar berinvestasi sebagai impact investors, yaitu berinvestasi untuk menciptakan perubahan sosial di masyarakat, antara lain : membantu modal usaha bagi keluarga prasejahtera agar memiliki pendapatan, membantu meningkatkan permodalan usaha mikro dan UKM sehingga lebih kompetitif dan sebagainya.· Melalui investasi ini, selain menciptakan perubahan sosial, investor juga akan mendapatkan penghasilan berupa return dengan tingkat imbal hasil 15 s/d 20% per tahun atau lebih tinggi daripada rata-rata investasi di instrumen keuangan konvensional seperti deposito ataupun tabungan di bank.·Portfolio peminjam telah diseleksi dengan ketat melalui credit scoring dan kajian risiko yang menyeluruh sehingga para peminjam individu maupun usaka mikro dan UKM tersebut adalah credit-worthy borrowers. Amartha telah berpengalaman melakukan pendampingan dan pengelolaan pinjaman selama lebih dari 5 tahun dengan tingkat gagal bayar (default / NPL) 0%.· Selain itu, berinvestasi di Amartha dapat dimulai dari nilai investasi yang sangat terjangkau yaitu nimimum Rp. 3 juta. Dengan demikian, semakin besar kesempatan bagi Anda untuk dapat berinvestasi secara mudah, praktis dan aman melalui platform dengan jaminan keamanan jaringan

4. Bagaimana Amartha menyeleksi calon peminjam?

Untuk memastikan bahwa calon peminjam memiliki kualitas dan tingkat risiko yang terukur, kami melakukan langkah-langkah berikut dalam menyeleksi mereka.

  1. Survey Wilayah dan Demografi

    Amartha akan melakukan survey wilayah dan berdialog dengan tokoh setempat untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang area yang akan dilayani, sehingga dapat memetakan risiko serta potensi daerah tersebut sebelum dilakukan pembukaan cabang atau kelompok pembiayaan baru.

  2. Pembentukan Kelompok Majelis dan Pelatihan Wajib

    Calon peminjam perorangan diwajibkan untuk membentuk satu kelompok kecil yang terdiri dari lima orang dan bergabung dalam satu majelis atau kelompok yang lebih besar, biasanya terdiri dari 15 hingga 20 orang. Dengan konsep Grameen Bank atau Group Lending, maka setiap anggota bertanggung jawab untuk melakukan tanggung renteng atau menanggung risiko jika salah satu dari anggota kelompoknya gagal bayar. Dengan demikian, masing-masing individu akan saling mengawasi dan menyeleksi kalitas anggota dalam kelompoknya.

    Sebelum dimulainya siklus pembiayaan, setiap anggota kelompok wajib mengikuti pelatihan yang dilakukan oleh petugas lapangan Amartha. Isi dari training tersebut meliputi pengetahuan pengelolaan keuangan serta kedisplinan.

5. Bagaimana Amartha menentukan skor kredit peminjam?

Amartha menerapkan seleksi yang ketat dalam memilih calon peminjam. Teknologi skor kredit yang dibangun oleh Amartha merupakan bentuk transparansi untuk membantu lender dalam menentukan pilihan investasi mereka sesuai dengan tingkat risiko dan imbal hasil yang sesuai.

Kami memeringkat peminjam menggunakan skor kredit dengan algoritma yang dibangun berdasarkan indikator berikut: riwayat pembayaran sebelumnya (untuk pengajuan pinjaman lanjutan), kehadiran dalam pertemuan kelompok, ketepatan waktu pembayaran serta Analisa psikometri. Pendekatan ini telah terbukti efektif dimana Amartha mampu menjaga tingkat keterlambatan pembayaran di bawah 1%.

Secara kualitatif, kemampuan membayar calon peminjam diukur melalui tes psikometri dan dimodelkan dengan pendekatan machine learning sehingga dari analisa perilaku tersebut langsung dapat dibuatkan pemetaan kelayakan yang disajikan dalam bentuk skor kredit. Skor kredit ini juga bersifat dinamis, dimana setiap terjadi perubahan indikator peminjam maka skor kredit yang bersangkutan juga akan terupdate secara otomatis.

Terhitung mulai 5 Juni 2017, kami menerapkan imbal hasil sesuai tingkat risiko (risk-based pricing), sehingga imbal hasil yang diterima oleh lender akan dipengaruhi juga oleh skor kredit dari peminjam yang dibiayai. Dengan demikian, semakin besar potensi risiko maka imbal hasil yang diterima juga akan lebih besar, dan berlaku sebaliknya.

6. Bagaimana Amartha mengatur risiko?

Pengawasan dan Pendampingan : kami memiliki tim lapangan (field officer) yang senantiasa melakukan pendampingan dan pengawasan secara komprehensif. Dengan frekuensi pembayaran cicilan setiap minggu, tim lapangan kami akan bertemu secara mingguan dengan para peminjam, memastikan pembiayaan yang disalurkan sesuai dengan tujuan pinjaman serta mengawasi perkembangan usaha yang dilakukan. Tim lapangan kami juga memberikan saran-saran untuk memastikan kondisi keuangan peminjam terkontrol dan sehat.

Penilaian kelayakan : sebelum dilakukan siklus pembiayaan, seluruh calon peminjam akan menjalani penilaian kelayakan atau due diligence dengan mengumpulkan data-data dan informasi terkait dengan profil individu maupun rencana usaha calon peminjam. Selain informasi tentang diri dan usaha calon peminjam, terdapat pula kuesioner psikologis (psikometri) dan analisa persepsi yang dipakai untuk menghasilkan skor kredit yang menyeluruh dan akurat dari calon peminjam.

Pelatihan pengelolaan keuangan : setelah dilakukan uji kelayakan, tim lapangan kami akan menyelenggarakan pelatihan intensif selama tiga hari kepada setiap kelompok peminjam. Dengan modul yang terstruktur dan konten yang telah dikaji secara mendalam, kami memastikan bahwa seluruh calon peminjam memiliki pengetahuan untuk mengelola keuangan mereka.

Manajemen Portofolio : portofolio pembiayaan kami terdiversifikasi ke dalam berbagai macam bidang usaha, dengan beragam tujuan pembiayaan, platform, margin dan jangka waktu pembiayaan. Sampai saat ini kami portfolio yang kami kelola menunjukkan pembayaran angsuran secara konsisten serta tingkat pembayaran tepat waktu 99.9%

7. Apa dampak perubahan Amartha dari Koperasi ke PT Amartha Mikro Fintek (AMF) kepada peminjam dan investor?

Koperasi Amartha adalah lembaga keuangan mikro yang telah beroperasi sejak tahun 2010 dengan keanggotaan lebih dari 20,000 orang dan penyaluran dana sebesar US$4.5 juta. Koperasi Amartha beranggotakan ibu-ibu (perempuan) dengan model bisnis tanggung-renteng (group lending) seperti Grameen Bank. Dengan model bisnis ini kami dapat menjaga nilai kredit macet atau default (NPL) rate 0% selama 5 tahun lebih beroperasi.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan inovasi di bidang keuangan, kami membangun peer-to-peer (P2P) lending platform di bawah badan hukum PT Amartha Mikro Fintek (AMF). Tujuan dari P2P lending platform ini adalah untuk mendekatkan dan memudahkan lebih banyak investor yang ingin membantu anggota group lending kami serta ribuan usaha mikro dan Usaha Kecil & Menengah (UKM) lain yang terdaftar di platform P2P kami, sehingga mereka dapat mengakses pembiayaan yang mudah dan terjangkau. Dengan demikian, akan lebih banyak perempuan di pedesaan, usaha rumah tangga dan rintisan (startup) serta UKM yang terbantu demi meningkatkan pendapatan dan memeratakan kesejahteraan di Indonesia.

8. Bisakah saya mempunyai beberapa akun di Amartha?

Tidak. Anda dapat mengelola beragam portfolio yang Anda punya dari satu akun.

9. Apakah P2P lending diatur dan diawasi oleh pemerintah (OJK)?

Amartha telah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sesuai Peraturan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi (peer-to-peer lending).

10. Apakah perbedaan antara investor institusional dan investor individu?

Investor individu adalah masyarakat umum yang mendaftar atas nama pribadi mereka pada platform Amartha. Sebagai investor individu, Anda harus membuat akun di amartha.com dan mengisi informasi wajib yang diperlukan sebelum memulai berinvestasi. Siapa saja dapat mendaftar menjadi investor selama mempunyai rekening di bank.Nilai minimal untuk berinvestasi sebagai investor individu adalah IDR 3 juta.

Institutional investor adalah mereka yang mendaftarkan diri sebagai perusahaan dengan badan hokum, missal PT atau CV dengan berbagai jenis usahanya. Investor institusional akan dibantu oleh seorang Relationship Manager untuk mengelola profil dan proses investasi mereka.

INVESTOR


1. Bagaimana saya bisa menjadi investor?

  • Siapapun yang memiliki rekening di bank bisa bergabung dengan Amartha sebagai investor!

  • Ikuti langkah-langkah untuk registrasi menjadi investor di sini

2. Biaya apa saja yang dikenakan pada investasi saya?

Terhitung mulai 5 Juni 2017, investor akan dikenakan biaya (fee) hingga 3.5% (mengacu pada profile risiko borrower yang dipilih). Biaya ini terdiri dari biaya administrasi platform dan biaya asuransi risiko kredit (Proteksi Dhanapati). Dengan demikian, investor dapat merasa aman untuk pokok ​investasi saat​Mitra ​menghadapi risiko yang tidak terduga, seperti kematian dan gagal bayar.​

3. Berapa jumlah minimum dan maksimum pinjaman yang bisa saya danai?

Setoran pertama setidaknya IDR 3 juta, sedangkan jumlah minimum yang bisa diinvestasikan adalah IDR 1,5 juta dan tidak ada batasan maksimum.

4. Apa yang terjadi jika peminjam gagal bayar atau tidak mampu membayar (Karena meninggal dunia, usaha bangkrut dsb)?

Amartha telah menyeleksi dengan ketat calon peminjam, dengan tujuan meminimalisasi risiko gagal bayar. Jika seorang peminjam terlambat melakukan pembayaran maka anggota-anggota lain dalam kelompoknya akan secara kolektif membayarkan cicilan yang terlambat tersebut.

Bila risiko gagal bayar tetap terjadi, baik karena borrower meninggal dunia maupun ketidakmampuan membayar (default), investasi Anda juga telah dilengkapi dengan Proteksi Dhanapati yang memberikan keamanan untuk investasi yang sedang berjalan. Besaran pokok investasi yang ditanggung bergantung pada ketersediaan Proteksi Dhanapati. Per tanggal 23 Mei 2017, nilai tersebut adalah Rp 820.800.537.

5. Bisakah saya memilih peminjam yang ingin saya bantu?

Bisa, marketplace kami menyediakan beragam pilihan investasi yang dapat Anda pilih berdasarkan pertimbangan, antara lain : jumlah pinjaman, skor kredit, tujuan pinjaman dan juga proyeksi keuntungan.

6. Saya sangat berhati-hati terhadap risiko. Bagaimana saya mengurangi risiko investasi saya?

Kami menyarankan agar lender mempelajari dengan seksama risiko terkait dengan fintech dan P2P lending secara umum. Sistem skor kredit yang kami ciptakan juga dirancang untuk membantu lender untuk menentukan pilihan investasi sesuai dengan profil risiko pribadi. Model bisnis pembiayaan kelompok dengan skema tanggung renteng juga membantu mengelola risiko gagal bayar melalui pendekatan gotong-royong antar sesama peminjam dalam satu kelompok.

Terhitung 5 Juni 2017, kami menambah perlindungan risiko investasi bagi investor dengan memperkenalkan Proteksi Dhanapati yang akan menjamin nilai investasi hingga 100% (sesuai ketersediaan Proteksi Dhanapati)

7. Apakah investasi saya aman?

Kami menyarankan calon investor untuk mempelajari dan memahami risiko terkait dengan karakteristik investasi pada P2P, sehingga dapat melakukan pertimbangan dan membuat keputusan yang tepat. Sebagai penyedia P2P, PT Amartha Mikro Fintek tidak menanggung ataupun bertanggung jawab atas pengembalian dana investor yang di-investasikan pada portfolio peminjam pada marketplace kami.

Walaupun demikian, portfolio peminjam telah kami seleksi dengan ketat melalui credit scoring dan kajian risiko yang menyeluruh sehingga para peminjam individu maupun usaka mikro dan UKM tersebut adalah credit-worthy borrowers. Amartha telah berpengalaman melakukan pendampingan dan pengelolaan pinjaman selama lebih dari 5 tahun dengan tingkat gagal bayar (default / NPL) 0%.

8. Apa yang terjadi jika peminjam melakukan pelunasan lebih awal atau meninggal dunia?

Jika peminjam melakukan pelunasan lebih awal maka seluruh pokok pinjaman akan ditransfer ke rekening lender di Amartha. Lender akan menerima pokok pinjamannya dengan 1 kali bagi hasil dari sisa pinjaman yang dilunasi tersebut. Apabila peminjam tidak mampu melunasi sisa pinjaman dikarenakan meninggal dunia maka Lender akan menerima pokok pinjamannya saja tanpa bagi hasil.

9. Bagaimana dengan implikasi perpajakan dari investasi saya di Amartha?

Amartha tidak memungut pajak dari investasai Anda. Oleh karena itu bagi hasil yang Anda peroleh harus dilaporkan dan dibayarkan pajaknya sendiri oleh Anda sebagai pendapatan lainnya. Kami menyarankan agar Anda berkonsultasi dengan penasihat pajak Anda untuk nasihat lebih lanjut.

10. Bagaimana saya mendapatkan informasi real time tentang investasi saya?

Anda dapat login ke akun investor Anda dan mengecek status pembiayaan yang sedang berjalan dari investasi Anda.

11. Saya tinggal di luar negeri, apakah saya bisa berinvestasi?

Bisa, silakan hubungi petugas kami untuk membantu Anda membuat akun investor di Amartha.

12. Dapatkah saya membatalkan investasi yang telah saya lakukan?

Perjanjian yang dibuat antara Anda sebagai lender dan peminjam dibuat untuk komitmen hingga akhir masa pinjaman. Oleh karena itu, perjanjian tersebut tidak bisa diakhiri sepihak sebelum berakhir.

13. Apakah antara investor dan peminjam ada kesepakatan yang mengikat secara hukum?

Ya. Perjanjian pinjaman (akad) antara investor dan peminjam akan disahkan melalui persetujuan di antara kedua belah pihak (peminjam dan investor) secara elektronik dan mengikat secara hukum.

14. Kapan saya menerima pengembalian pertama atas investasi saya?

Pembayaran pertama akan dilakukan satu minggu setelah investasi Anda disalurkan ke peminjam dengan siklus pembayaran mingguan.

15. Bagaimana cara mengakses dana saya?

Investor dapat dengan mudah menarik uang mereka dari e-Wallet; informasi mengenai saldo dan instruksi cara menarik uang tertera di dashboard setiap investor. Permintaan penarikan akan diproses dalam 3 (tiga) hari kerja. Untuk penarikan dibawah IDR 500 ribu akan ada biaya sebesar IDR 100 ribu. Untuk penarikan diatas IDR 500 ribu biaya yang dikenakan adalah tergantung besarnya biaya kliring antar bank.

16. Apakah ada saldo minimum dan jumlah penarikan minimum dari e-wallet Amartha?

Tidak ada batasan saldo minimum dan jumlah penarikan minimum dari e-wallet Amartha.

17. Apakah saya bisa menarik dana saya setiap saat, atau menunggu hingga selesai masa pinjaman?

Anda dapat menaik dana yang tersedia di e-wallet sebagai hasil dari cicilan mingguan dan bagi hasil yang telah dibayarkan. Anda tidak dapat membatalkan kontrak sebelum pinjaman jatuh tempo.

18. Bagaimana investasi saya dapat disalurkan ke peminjam yang tepat?

Sebagai perusahaan yang juga mempunyai misi sosial, portfolio peminjam kami sebagian besar adalah ibu-ibu yang tinggal di desa-desa tanpa jangkauan layanan keuangan konvesional. Mereka berkelompok membentuk sebuah majelis yang terdiri antara 10-25 orang di mana masing-masing individu akan bertanggung-jawab secara tanggung renteng apabila ada salah satu anggota yang gagal bayar. Dengan demikian tingkat gagal bayar dapat dijaga pada level 0% selama lebih dari lima tahun berturut-turut.

Selain peminjam individu untuk modal usaha rumahan, dengan jumlah pinjaman di bawah RP. 20 juta, kami juga memiliki portfolio peminjam berupa usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan nilai pinjaman yang lebih tinggi yaitu antara Rp. 20 juta hingga Rp. 200 juta.

19. Apa itu Proteksi Dhanapati?

Proteksi Dhanapati adalah dana yang dicadangkan untuk memberi keamanan pada investasi Anda. Kami menetapkan Proteksi Dhanapati untuk mengelola risiko dan memberikan gambaran investasi Anda yang lebih terprediksi, sehingga Anda sebagai investor dapat fokus untuk mengelola dana Anda sesuai dengan profil risiko pribadi. Hingga Mei 2017, Amartha telah menyimpan Proteksi Dhanapati senilai Rp 820.800.537 dan tidak satu orang pun dari 8.000 investor terdaftar kehilangan nilai investasinya atau NPL 0%. Terlepas dari keberhasilan kami mengelola investasi selama ini, kami tidak memberikan jaminan sepenuhnya untuk investasi Anda. Sebagai investor Anda perlu juga memahami ada risiko investasi yang bisa Anda hadapi ke depannya.

Dalam upaya mengedepankan akuntabilitas dan transaparansi berinvestasi, tim kami akan memberitahukan kepada Anda jika borrower mengalami gagal bayar. Anda juga bisa memantau secara real time di dashboard investasi Anda untuk mengetahui status kredit dari masing-masing borrower.

20. Bagaimana cara saya mengklaim investasi saya yang tidak berjalan?

Jika yang terjadi karena borrower meninggal dunia, kami akan mengembalikan pokok outstanding kepada Anda dalam kurun waktu 30 hari. Namun jika terjadi adalah gagal bayar, Anda bisa melakukan klaim dengan menghubungi kami melalui email di support@amartha.com.

Gagal bayar terjadi jika angsuran borrower tidak masuk selama 90 hari atau 12 kali angsuran berturut. Kami akan senantiasa memberikan keamanan bagi investasi Anda yang sedang berjalan, dan kami akan selalu merespon dan menangani investor yang pertama kali melakukan komplain.

PEMINJAM


1. Mengapa peminjam memilih Amartha?

Mudah : tanpa jaminan, proses yang cepat dan dukungan mitra yang siap mendukung pendanaan untuk calon peminjam.

Bagi hasil yang kompetitif : kami memberikan skema bagi hasil tetap atau flat tiap minggu tanpa biaya administrasi.

Tanpa penalti : bagi peminjam yang melakukan pelunasan dipercepat, kami tidak menerapkan penalti apapun.

Fleksibel : beragam pilihan angsuran dan waktu bagi peminjam dengan nilai pembiayaan Rp 1.500.000 - Rp 20.000.000 yang dapat dikembalikan dalam kurun waktu 3 - 24 bulan.

Transparan : kami membangun sejarah pembiayaa bagi setiap peminjam sehingga memungkinkan peminjam membangun credit history atau riwayat pembiayaan untuk meningkatkan kelayakan peminjam (credit-worthiness).

2. Apa syarat untuk mengajukan pembiayaan?

Calon peminjam berkelompok (Group Lending) : perempuan, diutamakan yang tinggal di daerah dengan keterbatasan akses terhadap lembaga keunagan, membentuk kelompok yang tediri dari 15 hingga 20 orang, bersedia mengikuti pelatihan wajib kelompok, wajib hadir secara mingguan dalam pertemuan kelompok.

Calon peminjam SME (individu) : produk pembiayaan bagi usaha kecil atau SME dari Amartha saat ini hanya dibuka bagi peminjam individu yang pernah bergabung dengan Amartha dalam pembiayaan berkelompok (Group Lending) sebelumnya serta bagi individu yang merupakan anggota organisasi atau lembaga yang telah mengikat kerjasama pembiayaan dengan Amartha. Kami akan memperbarui setiap informasi terkait dengan penambahan produk yang kami tawarkan ke publik dari waktu ke waktu.

3. Bagaimana saya bisa mengajukan pembiayaan ke Amartha?

JIka Anda perempuan dan penduduk di wilayah pelayanan kami, silakan hubungi petugas layanan kami yang terdekat. Jika Anda tidak tinggal di area layanan kami, silakan hubungi call center kami melalui telepon atau whatsapp di +62 822 1010 2525.

4. Apa saja produk pinjaman yang tersedia di Amartha?

Amartha memiliki produk pembiayaan mikro bagi peminjam berkelompok (group lending) dengan tenor 3, 6 dan 12 bulan dengan plafon mulai dari IDR 3 juta.

5. Siapa yang dapat saya hubungi jika ada teman atau tetangga yang berminat menjadi peminjam di Amartha?

Silakan hubungi kami via telepon atau whatsapp di +62 822 1010 2525.

6. Di mana saja area layanan Amartha?

Di tahun 2016 kami melayani Kabupaten Bogor, Bandung dan Subang. Kami sedang dalam proses mengembangkan jaringan ke seluruh Jawa di tahun 2017 nanti.

VIRTUAL ACCOUNT


1. Apakah ada biaya untuk pembuatan VA yang dibebankan pada investor?

Tidak ada

2. Apakah masih bisa melakukan transfer dengan cara lama?

Jika Anda sudah memiliki nomor VA yang dikirim melalui email atau di e-wallet pada dashboard, Anda tidak bisa lagi melakukan transfer dengan cara lama. Namun jika Anda belum memiliki nomor VA, Anda masih bisa melakukan transfer dengan cara sebelumnya, yakni pembayaran melalui Veritrans atau Rekening BCA Amartha. Kami sarankan agar Anda segera melengkapi profil pribadi agar Anda mendapatkan nomor VA karena terhitung tanggal 31 Januari transaksi investasi hanya dapat dilakukan dengan VA.

3. Apakah saya butuh menyimpan bukti transaksi melalui VA?

Tidak. Kecuali jika Anda merasa perlu menyimpan bukti transfer untuk digunakan ketika Anda menemui kasus khusus dan merasa perlu dilayangkan sebagai bukti kepada kami.

4. Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar saldo e-wallet ter-update setelah melakukan transfer lewat VA?

Untuk transaksi sesama bank, seperti BCA ke BCA atau BRI ke BRI hanya diperlukan waktu maksimal 1x24 jam di hari dan jam kerja. Sementara untuk transaksi VA antar bank melalui VA BRI diperlukan waktu maksimal 2x24 jam di hari dan jam kerja.

5. Mengapa harus memakai Virtual Account (VA)?

Virtual Account dikelola oleh custodian bank yang ditunjuk oleh Amartha. Dengan demikian kami memastikan bahwa dana Anda akan diterima oleh institusi keuangan yang kredibel, diawasi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk kemudian disalurkan kepada borrowers mitra Amartha. Penggunaan VA juga direkomendasikan oleh OJK untuk transaksi dengan perusahaan fintech, termasuk Amartha.

6. Mengapa ada dua nomor VA untuk saya?

Saat ini sistem pembayaran di Indonesia belum terintegrasi antara BCA dengan bank-bank lain diluar BCA. Demi kenyamanan Anda, kami telah siapkan dua nomor VA sehingga apapun bank yang Anda gunakan, Anda tetap dapat menggunakan Virtual Account tersebut.

7. Apakah nomor VA akan berubah setiap kali bertransaksi?

Tidak. Nomor VA Anda akan tetap sama untuk setiap transaksi selanjutnya.

8. Siapakah custodian bank yang mengelola VA ini?

Custodian bank yang mengelola VA Anda adalah BCA dan Bank BRI.

9. Bagaimana jika saya menutup rekening di Amartha dan membuka kembali rekening baru di kemudian hari?

Demi keamanan Anda, maka rekening VA Anda juga akan ditutup saat Anda menutup rekening investasi di Amartha. Jika di kemudian hari Anda membuka rekening baru di Amartha, maka VA yang baru akan dibukakan untuk Anda.

10. Apakah VA saya langsung aktif pada saat saya mendaftar sebagai investor di amartha.com?

Tidak. Diperlukan waktu setidaknya 1X24 jam untuk mengaktifkan VA Anda di bank custodian kami. Email pemberitahuan bahwa rekening Anda sudah aktif akan dikirimkan segera setelah VA Anda siap, setelahnya Anda langsung bisa berinvestasi atau melakukan top up saldo.

11. Apakah pada saat cashout dana saya ditransfer ke rekening VA ini?

Tidak. Dana cashout Anda akan dikirimkan ke nomor rekening pada bank yang Anda daftarkan di database kami sebagai rekening tujuan cashout.