icon-langID
logo-amartha
Home / Blog / Pendana / Keuangan / Emak-Emak Melek Finansial, Mulai Dari Sini Ya Moms!
icon-lang
icon-lang

Emak-Emak Melek Finansial, Mulai Dari Sini Ya Moms!

By Team Amartha Blog - 8 Nov 2020 - 3 min membaca

Dalam mengelola keuangan keluarga, peran Ibu yang sudah melek finansial tentunya menjadi krusial. Masalahnya, sampai sekarang masih banyak Ibu yang belum melek finansial.

Berdasarkan survei yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tahun 2016 lalu, persentase Ibu yang melek finansial di Indonesia baru mencapai 25 persen. Padahal, Ibu punya peranan yang penting dalam pengelolaan ekonomi keluarga.

Bahkan, meskipun pengelolaan keuangan keluarga dilakukan bersama suami, seorang ibu tetap penting untuk memiliki pengetahuan finansial. Pasalnya, ibu dapat berperan menjadi pengawas keuangan keluarga.

Jika telah melek finansial, tentunya para Ibu bisa lebih percaya diri, terutama ketika harus mengambil keputusan keuangan keluarga. Ibu juga akan mampu merencanakan masa tua dengan lebih sejak masih dalam masa produktif.

Manfaat lainnya yang bisa didapatkan oleh Ibu ketika melek finansial adalah mampu mengajarkan kesadaran finansial pada anak-anaknya sejak dini. Dengan begitu, anak-anaknya bisa mempunyai pemahaman finansial yang baik sejak dini. Sehingga ketika dewasa, anak-anaknya tidak lagi kesulitan saat mengatur keuangannya, atau bahkan mengalami masalah finansial.

Nah, agar bisa melek finansial, ikuti langkah-langkah ini ya moms!

1. Familiar dengan Aneka Produk Keuangan    

Apabila telah melek finansial, para Ibu tentunya sudah tidak merasa asing lagi dengan aneka produk keuangan yang hadir saat ini. Contohnya, ragam model tabungan dari bank, layanan fintech, hingga produk-produk investasi modern.

Apalagi, mayoritas Ibu saat ini belum banyak memanfaatkan produk keuangan modern. Nah, saat ini bisa dipakai oleh para Ibu untuk mempelajari aneka produk keuangan yang hadir di Indonesia.

2. Mampu Melakukan Pengelolaan Keuangan

Pengelolaan keuangan yang dimaksud di sini lebih dari sekadar menyusun anggaran bulanan. Pada dasarnya, pengelolaan keuangan keluarga berarti juga mampu menentukan kebutuhan yang akan datang, mengelola aset, dan mengambil keputusan keuangan yang cerdas. Hal-hal tersebut tentunya dilakukan demi kebaikan keluarga.

Contohnya, seorang Ibu harus punya kemampuan dalam menyusun anggaran. Lewat penyusunan anggaran tersebut, seorang Ibu yang sudah melek finansial dapat mengatur berapa banyak uang bisa dibelanjakan bulan ini, dan berapa yang harus disimpan untuk kebutuhan masa depan.  

Berdasarkan pengelolaan keuangan tersebut, seorang Ibu juga dapat mengetahui berapa banyak dana darurat yang harus disisihkan, atau berapa banyak cicilan yang bisa diambil.

3. Proteksi Diri Agar Tidak Mudah Tertipu   

Sudah menjadi rahasia umum lewat pemberitaan berbagai media jika terjadi aksi penipuan hampir selalu yang menjadi korbannya adalah para Ibu rumah tangga. Para pelaku penipuan memang sering kali menargetkan Ibu rumah tangga sebagai mangsa empuk.

Hal ini menjadi lumrah karena nyatanya masih banyak Ibu rumah tangga yang kerap kali mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan besar yang ditawarkan oleh para pelaku penipuan tersebut. Faktor penyebab dari hal ini adalah masih banyak Ibu rumah tangga yang belum sepenuhnya melek finansial. Dengan melek finansial, sudah pasti moms dapat memproteksi diri dari berbagai upaya penipuan.

4. Berinvestasi

Nah, langkah terakhir yang dapat dilakukan moms supaya melek finansial adalah dengan berinvestasi. Ibu yang melek finansial tentunya telah menyadari bahwa investasi adalah hal penting yang dapat menunjang keuangan keluarga. Investasi ini penting karena bisa menjadi dana darurat ataupun tabungan yang berguna di masa mendatang.

Salah satu instrumen investasi masa kini yang patut kamu coba adalah dengan bergabung menjadi pendana di Amartha. Pasalnya, dengan menjadi pendana bagi para perempuan pengusaha mikro mitra Amartha, kamu berarti telah berpartisipasi menciptakan dampak sosial yang nyata berupa kesejahteraan merata loh. 

Selain itu, kamu juga akan mendapatkan keuntungan hingga 15% per tahun dan cash flow mingguan. Apalagi, pembayaran angsurannya juga bisa bisa diambil kapan saja.

Tags:

Artikel Terkait

Investasi jangka panjang

Investasi Jangka Panjang yang Efektif, Kenapa dan Bagaimana Caranya?

Keuangan
Strategi diversifikasi

Strategi Diversifikasi: Cara Cerdas Lindungi & Kembangkan Aset

Keuangan
investasi emas

Investasi Emas 2026 Masih Untung? Ini Risiko dan Cara Diversifikasi yang Lebih Cuan

Keuangan
aset lancar apa saja

Aset Lancar Apa Saja? Kenali Jenis, Contoh, dan Manfaatnya

Keuangan

Ada pertanyaan seputar artikel di blog Amartha? atau ingin mengirimkan artikel terbaik kamu untuk di publish di blog Amartha?

Hubungi Kami SEKARANG

https://access.amartha.com/uploads/invite_a21debce13.png